Tampilkan postingan dengan label Crime Organization. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Crime Organization. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Mei 2014

RESUME :"THE ODESSA FILE"


Holocaust mungkin salah satu peristiwa besar dalam sejarah dunia yang paling banyak dibukukan. Dari kisah nyata hingga ke fiksi sejarah, ada begitu banyak buku yang telah terbit mengenai peristiwa kemanusiaan itu. Frederick Forsyth--penulis novel thriller politik pun tak ketinggalan mengangkat tema Nazi dan Holocaust ke dalam buku ini: The Odessa File.

Odessa dan SS

ODESSA (Organisation der ehemaligen SS-Angehörigen = organisasi mantan anggota SS)  SS (Schutz-Staffel = negara di dalam negara yang diciptakan Hitler di bawah Nazi, Jerman)  Singkatnya, anggota SS adalah mereka yang berkuasa pada jaman Nazi, termasuk para pemimpin kamp-kamp konsentrasi yang memusnahkan kaum Yahudi.
Fakta setelah Jerman dikalahkan Sekutu pada akhir Perang Dunia II (1945), banyak anggota SS yang ketakutan akan diadili dan dihukum sebagai penjahat perang. Mereka ini semburat melarikan diri ke negara-negara lain (Mesir, Argentina), mengganti identitas, dan menghilang begitu saja. Odessa didirikan untuk melindungi para mantan anggota SS ini, memfasilitasi agar mereka tak pernah ditemukan dan aman dari hukuman. Sekaligus, Odessa menanamkan konsep bahwa Holocaust adalah tindakan patriotik para mantan anggota SS itu.

Proyek Roket Mesir

[Fakta] Seperti kita tahu, Mesir adalah musuh bebuyutan Israel. Pada sekitar tahun 60-an, ketika Mesir dipimpin oleh Raja Farouk, mereka memulai proyek membangun roket pemusnah yang rencananya akan dipakai untuk memusnahkan Israel. Roket itu dibangun di negara Mesir, namun menggunakan ilmuwan-ilmuwan dari Jerman. Ketika rencana ini tercium oleh Israel, teror pun dialami oleh para ilmuwan Jerman itu. Diantaranya Prof. Wolfgang Pilz, yang mendapat kiriman sebuah bom yang kemudian meledak, dan merusak wajah sekretaris Pilz yang membukanya. ~Encyclopedia Astronautica. [Fiktif] Dalam buku ini, perekrutan ilmuwan Jerman untuk Mesir itu dilakukan oleh Odessa.

Pembunuhan John F. Kennedy

Pada Tgal  22 November 1963 terjadi salah satu peristiwa menggemparkan, yaitu meninggalnya Presiden AS John F. Kennedy setelah tertembak ketika menaiki mobil. Meski kenyataannya hingga kini dalang di balik pembunuhan itu tak pernah terungkap, [Fiktif] versi buku ini mengaitkan pembunuhan Kennedy dengan Odessa. Dikisahkan Kennedy ngotot menekan Jerman untuk mengirimkan persenjataan ke Israel sebagai bagian dari kompensasi terhadap Israel. Karena pemimpin Jerman saat itu lemah, khawatir Amerika akan berhasil menekan Jerman, maka Odessa pun menghalangi pengiriman senjata itu dengan membunuh Kennedy.

The Odessa File (kisah fiksi di dalam bingkai sejarah)
Tokoh utama kisah ini adalah seorang wartawan berkebangsaan Jerman bernama Peter Miller. Pada hari ketika JFK terbunuh itu, ia sedang berkendara di atas Jaguar XK 150 S warna hitam dengan garis kuningnya, ketika tiba-tiba ada mobil ambulans meraung-raungkan sirenenya. Insting jurnalisnya langsung menyuruh ia membuntuti ambulans itu, karena siapa tahu ada peristiwa kebakaran atau kecelakaan yang patut diliput sebagai berita menarik? Miller tak sadar bahwa keputusannya saat itu akan mengubah seluruh hidupnya!
Ternyata hanya seorang pria renta yang bunuh diri dengan gas di apartemen kumuh; suatu peristiwa yang tak menarik siapa pun! Maka pulanglah Miller ke apartemennya, dan ke pelukan Sigi, kekasihnya yang seorang penari striptis. Namun esok paginya, polisi teman lama Miller datang dan membawakan sebuah buku harian milik si pria renta yang bunuh diri itu. Meski tak terlalu antusias, Miller membacanya sampai habis.
Namaku Salomon Tauber. Aku seorang Yahudi, dan akan segera mati.” Begitulah buku harian itu dimulai. Singkat kata, Mr. Tauber adalah salah satu keturunan Yahudi-Jerman yang berhasil selamat dari Holocaust, dari kamp konsentrasi di Riga yang konon telah memusnahkan 70.000-80.000 jiwa. [Fakta] *Komandan ghetto di Riga adalah anggota SS: Eduard Roschmann, yang terkenal dengan julukan ‘Jagal dari Riga’ berkat kekejamannya.* Sungguh menguras emosi membaca pengalaman dan pengamatan Tauber selama ia berada di Riga, khususnya sepak terjang Roschmann. Saat itu Tauber hampir putus asa karena penderitaan. Namun suatu hari ada seorang wanita yang, ketika sekarat, meminta agar Tauber tetap bertahan hidup demi menceritakan kepada dunia kekejian Nazi terhadap kaum Yahudi, bila kelak ia bebas. Itulah yang membuat tekad Tauber membara. Ia tak boleh mati! Ia harus dapat menggiring Roschmann hingga ke pengadilan untuk membayar nyawa orang-orang tak bersalah yang telah ia bantai.

                                              
                     wajah Eduard Roschmann, si Jagal dari Riga

Satu-satunya cara untuk tetap hidup adalah dengan menjadi Kapo (polisi Yahudi) yang bertugas membantu Nazi membawa tawanan ke tempat kerja atau bahkan ke tempat hukuman mati. Tauber mengambil resiko dikucilkan oleh teman-teman sesama Yahudinya demi bisa tetap hidup dan menceritakan kisahnya. Hingga suatu hari Tauber dipaksa Roschmann untuk menyerahkan Esther, istri tercintanya sendiri ke gerbong yang akan membawanya kepada hukuman mati!
Setelah menutup buku harian itu, Miller sekarang bukanlah Miller yang dulu. Ada sesuatu yang terjadi berkenaan dengan buku harian itu, yang akhirnya membulatkan tekadnya untuk menelusuri jejak Roschmann. Upaya yang tidak gampang, bahkan hampir mustahil. Karena, seperti telah kuulas di atas, para mantan SS ini telah berganti nama dan dilindungi Odessa. Berkali-kali upaya Miller mengalami jalan buntu, hingga ia bertemu dengan [Fakta] *seorang penyelidik kejahatan perang bernama Simon Wiesenthal* yang untuk pertama kalinya memperkenalkan organisasi Odessa kepada Miller. Tampaknya tak ada cara lain untuk menemukan keberadaan Roschmann, selain dengan menyusup ke dalam tubuh Odessa sendiri!

Lalu tiba-tiba saja sebuah organisasi bawah tanah Yahudi menawarkan untuk membantu Miller masuk ke Odessa. Kelompok ini ingin menyusupkan orang ke Odessa demi mendapatkan identitas para pelarian SS, untuk melenyapkan mereka. Mulailah penyamaran dipersiapkan, data dimanipulasi, paspor palsu disiapkan, informasi tentang identitas dan kebiasaan anggota Odessa dijejalkan ke otak Miller. Dan dalam waktu beberapa minggu, siaplah Herr Kolb (identitas baru Miller) memasuki jaringan Odessa, meski resikonya bila ketahuan adalah kematian.

Berhasilkah Miller dalam penyamarannya? Berhasilkah ia menemukan Roschmann? Dan apa sebenarnya lotif Miller mengambil resiko sedemikian besar untuk menemukan Roschmann? Semuanya akan terungkap setelah anda diajak Frederick Forsyth melalui serangkaian ketegangan khas thriller bertema politik dan konspirasi.

Tragedi kemanusiaan

Kali ini aku merasa diajak Frederick Forsyth memandang Holocaust dari sisi yang agak berbeda. Bukan melulu aspek manusiawi dan moral dari sisi kaum Yahudi saja, tapi justru dari sisi orang Jerman. Menurutku dengan melakukan Holocaust, Hitler sama-sama membawa kerugian bagi orang Yahudi maupun bagi bangsanya sendiri. Orang Yahudi kehilangan warganya, namun bangsa Jerman harus memikul dosa Nazi hingga ke generasi berikut(berikut)nya, meski mereka tidak ikut melakukan genosida, bahkan masih kecil atau belum lahir saat hal itu terjadi.

Lihat saja potongan pengalaman pahit Miller sendiri: “..di gereja Sacré Coeur…baru saja selesai upacara memperingati (kematian) seseorang. Beberapa orang keluar dan mereka mendengarkan aku berbicara bahasa Jerman dengan anak-anak lain. Seseorang di antara orang-orang itu berpaling dan meludahiku…. Apakah Ibu tahu apa yang telah diperbuat atas diri orang itu sebelum dia mati? Bukan oleh Ibu, Ayah atau aku, tapi oleh kita orang-orang Jerman, atau tepatnya Gestapo yang menurut jutaan orang sama saja. Aku diludahi bukan karena aku Gestapo, tapi karena aku seorang Jerman.” ~hlm. 136-137.
                                                                                                
Pertanyaan yang mau tak mau juga mengemuka, apakah Holocaust itu dosa Nazi saja, atau dosa kolektif bangsa Jerman? Pertanyaan itu terjawab di buku ini: “..sebelum Hitler memulai, tidak seorang pun di Jerman yang membenci Yahudi. …Kemudian Hitler memulainya. Dia meyakinkan rakyat bahwa Yahudi lah yang bersalah menyebabkan Perang Dunia I. …Rakyat tidak tahu apa yang mesti dipercaya. Rakyat mempunyai kawan-kawan Yahudi, majikan-majikan Yahudi yang baik. ...ketika gerbong-gerbong itu datang dan membawa mereka pergi, rakyat tidak berbuat apa-apa. Mereka menyingkir, mereka diam. …Karena begitulah sifat manusia, terutama orang Jerman. Kita bangsa yang patuh. Inilah kekuatan kita, tapi juga kelemahan kita yang paling besar...ini yang membuat kita tunduk mengikuti orang seperti Hitler menuju jurang yang paling dalam.” ~hlm. 144-145.

Aku memberikan empat setengah bintang untuk buku ini. Boleh-boleh saja orang menyebut The Day of The Jackal sebagai karya terbaik Forsyth, menurutku memang begitu. Jackal nyaris sempurna sebagai karya tulis. Namun aku pribadi lebih menyukai pribadi Peter Miller yang lebih manusiawi ketimbang Jackal yang sempurna. Yang lebih aku sukai lagi adalah muatan emosional di kisah ini. The Odessa File bukan hanya menstimulasi logika (dan jantung) anda, namun ia juga akan membawa anda untuk sedikit merenung selama membaca buku ini.

Akhirnya, peristiwa holocaust memang telah menorehkan luka yang dalam bagi kemanusiaan di dunia, namun dari situ kita semua tentu juga belajar dari semua kekuatan maupun kelemahan pihak-pihak yang terlibat.
Kelebihan dan Kelemahan 
a.      Kelebihan
            Buku ini mengungkapkan tentang kisah tentang kemampuan pangliam Nazi mampu mempersatukan   organisasi negara-negara  kecil yang dibentuk dalam negara yahudi sebagai basis perjuangan untuk mengadudomba antar kaum yahudi di negara yahudi, persatuan negara-negara kecil itu dikenal dengan SS(Schutz-Staffel)  kedalam satu organisasi  yang bernama Odessa(organisastion der ehemaligen ssagehorigen), tujuannya untuk menampung semua orgnisasi negara kecil tersebut.  Strategi ini untuk memperpanjang kekuatan penjajahan nazi. 
Sejarah telah mencatat kekekejaman jerman pada saat prang Nazi,  Perang nazi adalah contoh kekejaman dalam penjajahan perang,  penjajahan dan  peperangan yang banyak membawa korbana ummat manusia, pada penjajahan ini  korban terbanyak adalah kaum yahudi, yang dijadikan sebagai wilayah jajahan.
            Kesuksesan yang dikaukan oleh prang nazi dengan membuat negara kecil dalam negara,  kemudian negara-negara tersebut dibenturkan antara satu dengan  yang lain sehingga terjadi peperangan antar negara kecil, dan ini adalah strategi  nazi untuk mudah menjajah.
            Fakta menunjukkan kemampuan nazi melakukan penjajahan dengan strategi yang ampuh dan politik perang yang licik membuat negara yahudi menjadi lemah untuk dijajah, masyarakaytnya dijadikan sebagai pekerja paksa dan banyak yang dibutuh, pembunuhan ini sangat diikrnal dengan kekejaman nazi,  penjajahan ini mampu membunuh ribuan manusia yang dianggap sangat keji dalam sejarah peperangan di dunia.
            Kerapuhan oerganisasi perang ahirnya nazi kalah pada prang dunia kedua, dan membawa nazi dalam mahkamah internasional sebagai penjahat perang, petinggi militer nazi dapat dihukum mati dan dipenjarakan sebagai resiko dalam sebuah perjuangan perang.
            Salah satu aspek penting adalah kemampuan intelejen untuk mengetahui  rencana rahasia Mesir untuk membuat roket pemusnah masal yang akan menghancurkan Israel, dan pada ahirnya digagalkan, data ini dianggap sebuat temuan besar dalam mengungkap rencana kejahatan pemusnahan manusia dimuka bumi. Kemampuan mendapatkan data tentang cara menggagalkan rencana pembuatan roket pemusnah masal, merupakan satu prestasi yang patut diberi penghargaan, karena sangat sulit mendapatkan data tersebut.
            Data terungkap seperti pada tulisan yang mengatakan bahwa ketika Mesir dipimpin oleh Raja Farouk, mereka memulai proyek membangun roket pemusnah yang rencananya akan dipakai untuk memusnahkan Israel. Roket itu dibangun di negara Mesir, namun menggunakan ilmuwan-ilmuwan dari Jerman. Ketika rencana ini tercium oleh Israel, teror pun dialami oleh para ilmuwan Jerman itu.
b.        Kelemahannya.
Tulisan ini sangat menonjolkan kekerasan dalam bentuk kekejaman perang, akan menimbulkan kesan kekerasan dan kekejaman,   menimbulkan antipatik dan dendam yang sangat luarbiasa terutama dikalangan kaum yahudi dan nasrani.
Penekanan sejarah perang dengan  pengeorbanan dan kekalahan menjadikan manusia membuat strategi baru  dlam melakukan gerak kehidupan, baik dalam konteks posetif maupun negatif. Kekalahan nazi sebagai  peristiwa posetif dalam peperangan, kerena dapat membebaskan  negara dan umat yahudi di Israil. Namun dibalik itu membawa dampak negatif  adanya pembunuhan karakter yang  membuat orang tidak berdaya dalam mencermati sejarah kehidupan masa lalu.
 Yahudi adalah  kaum yang sangat baik menurut sejarah,  sebelum Hitler memulai, tidak seorang pun di Jerman yang membenci Yahudi. …Kemudian Hitler memulainya. Dia meyakinkan rakyat bahwa Yahudi lah yang bersalah menyebabkan Perang Dunia I Rakyat tidak tahu apa yang mesti dipercaya. Rakyat mempunyai kawan-kawan Yahudi, majikan-majikan Yahudi yang baik. ketika gerbong-gerbong itu datang dan membawa mereka pergi, rakyat tidak berbuat apa-apa. Mereka menyingkir, mereka diam.Karena begitulah sifat manusia, terutama orang Jerman. Kita bangsa yang patuh. Inilah kekuatan kita, tapi juga kelemahan kita yang paling besar...ini yang membuat kita tunduk mengikuti orang seperti Hitler menuju jurang yang paling dalam.


 Sumber :

The Odessa File, Frederick Forsyth, terj.Ranina B. Kunto, Serambi, Penyunting: Adi Toha, Jakarta,November 2011.

Selasa, 01 Mei 2012

PENJAHAT ONLINE



Pelaku kejahatan seolah tidak pernah kehabisan akal. Berbagai modus kejahatan dilakukan, mulai dari cara yang halus dengan menghipnotis korban sampai dengan menggunakan kekerasan dan pemaksaan, mulai dari pola tradisional sampai dengan pola modern dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Begitulah kejahatan, selalu mengikuti perkembangan masyarakat dan kemajuan teknologi.

Hi-Tech Crime

Dulu orang mencuri secara fisik dengan mendatangi langsung benda yang dicuri. Namun kini pencuri tidak perlu lagi bersusah payah mencuri pada malam hari, sembunyi-sembunyi atau sebaliknya melakukan kekerasan fisik bahkan pembunuhan seperti kasus perampokan. Tetapi cukup berada di depan laptop yang terhubung internet dapat melakukan pencurian, bahkan dengan hasil yang lebih besar, sulit dilacak aparat dan berada jauh dari korban. Pencurian melalui pemalsuan kartu kredit dan pembobolan sejumlah bank menjadi modus yang banyak dilakukan. Disini bank dituntut maksimal untuk memproteksi jaringannya.

Kejahatan berbasis teknologi tinggi ini dapat dilakukan antar negara, bahkan antar benua karena cyberspace adalah dunia baru tanpa batas yang memutus sekat-sekat batas territorial negara. Cybercrime terus berkembang dan banyak digunakan sebagai media kejahatan, sehingga bermunculanlah cyber porn, cyber prostitution, cyber terrorism, online gambling, bahkan hacker yang menyerang website pemerintahan.

Rasio pengguna internet di Indonesia memang masih kecil dibandingkan dengan populasi penduduknya, namun negara ini masuk dalam daftar hitam di kalangan penyedia pembayaran lewat internet (internet payment) akibat ulah para hackernya.

Tidak hanya didunia maya, kini HP sebagai produk hitech juga dijadikan sarana kejahatan. Kasus telepon hipnotis, penipuan SMS berhadiah dan SMS "mama minta pulsa" merupakan beberapa modus kejahatan menggunakan HP yang sudah banyak korbannya. Terakhir, kasus penyedotan pulsa yang menyebabkan pulsa kita berkurang tanpa sebab dan kita sadari. Kasus-kasus seperti ini selalu saja berulang dan terus terjadi, meskipun kepolisian telah berhasil mengungkap dan menangkap beberapa pelakunya. Disamping upaya yang dilakukan kepolisian, sangat diperlukan kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat untuk tidak begitu saja percaya dan tergiur dengan SMS berhadiah yang mencurigakan.

Transaksi Haram Online

Baru-baru ini kita mendengar berita bahwa narkoba kini sudah diperjualbelikan melalui dunia maya. Jika selama ini transaksi barang haram tersebut dilakukan dengan bertemu langsung antara penjual/pengedar dengan pembeli, kini cukup masuk ke situs tertentu, melalui chatt atau email narkoba dapat dipesan dan setelah uang ditransfer barang akan dikirim. Adapun tujuan pelaku dan jaringan pengedar narkoba menggunakan modus ini tentunya agar transaksi tidak mudah tercium oleh aparat kepolisian.

Apabila transaksi dilakukan secara langsung jelas mudah tercium oleh aparat yang giat menggelar operasi, seperti di tempat-tempat hiburan. Namun melalui dunia maya, transaksi dilakukan secara privat seperti melalui email, dimana aparat memiliki kemampuan dan sarana yang terbatas untuk dapat melacak dan mengetahuinya. Begitupula dengan situs/blog penjualan narkoba, biasanya menggunakan domain yang tidak berbau narkoba dan memang hanya diketahui kalangan terbatas. Akibatnya dari sekian ratus juta situs dan blog yang ada di Indonesia dan dunia, tidak memungkinkan polisi mengeceknya satu per satu. Meskipun kemudian diketahui, harus dicek siapa pembuatnya dan sangat dimungkinkan dibuat diluar negeri, apakah itu oleh WNI atau pun WNA.

Transaksai illegal via internet tentunya bukan hal baru dan hanya pada narkoba saja. Pada Mei 2003, Satuan Reskrimsus cyber crime Polda Metro Jaya berhasil menangkap mucikari cyber. Berkurangnya para penjaja cinta dijalanan pada malam hari bukan berarti prostitusi berkurang, tetapi mereka kini bertransaksi secara online. Cyber prostitution kini juga telah bergeser dari hubungan sex secara fisik menjadi online yang disebut cybersex. Kemudian Mei 2011 Bareskrim Polri berhasil menangkap HFP warga negara Inggris di Batam, karena kasus fedofilia dan menguplodnya ke dunia maya. Kasus ini dikenal dengan Cyber (child) pornography. Tidak hanya narkoba, prostitusi dan trafficking anak, layanan jasa illegal juga tersedia, seperti terungkapnya situs jasa pembunuh bayaran yang berlabel Hitman Indonesia baru-baru ini.

Maraknya kejahatan berbasis teknologi ini memerlukan perhatian yang serius oleh semua pihak. Kepolisian melalui satuan cybercrimenya terus meningkatkan kemampuan dan sarana pendukung untuk dapat mendeteksi, melacak dan menangkap pelaku cybercrime dan menjeratnya dengan UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Upaya ini juga perlu didukung oleh para penyedia jasa internet, seperti warung internet untuk dapat mengawasi aktivitas warnetnya, minimal dengan memblok situs porno, ruang yang terbuka dan larangan berinternet bagi siswa pada jam sekolah. Sementara masyarakat juga dituntut untuk waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk modus kejahatan berbasis teknologi, terutama para pengguna internet (cybercommunity) agar mempergunakannya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat. 
 
Sumber :  UBB

Jumat, 06 Mei 2011

Protokol Zionis

Berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.

  1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
  2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
  3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
  4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
  5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
  6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
  7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
  8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
  9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
  10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
  11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
  12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
  13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.
  14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
  15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
  16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
  17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
  18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.
  19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
  20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
  21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
  22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
  23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
  24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
  25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya

“SECRET ORDER OF THE BAVARIAN ILLUMINATI

Adam Weishaupt memperoleh pendidikannya dari sebuah monasteri Jesuit yang akhirnya ia menjadi seorang profesor hukum gereja. Bertahun-tahun ia menemukan berbagai masalah dengan pandangan-pandangan Katholik dan kemudian ia menjadi murid pribadi Mendelssohn, seorang filosof Yahudi yang menjadikannya mengikuti faham Gnostik.

Pada tahun 1770 Weishaupt dihubungi oleh Rothschild, lintah darat, untuk mendirikan the “SECRET ORDER OF THE BAVARIAN ILLUMINATI” atas namanya di Ingolstadt.
Bavarian Illuminati yang didirikan Weishaupt jangan dirancukan dengan the “Illuminati”, kelompok yang sudah dibahas sebelumnya. Illuminati yang sebenarnya – seperti sudah disebutkan – diinfiltrasi the “BROTHERHOOD OF THE SNAKE” di Mesopotamia dan mereka tidak pernah tampil di depan umum atas nama mereka atau pun perorangan. Di dalam buku ini kita menggunakan nama Illuminati, yang dimaksud adalah menunjuk kepada sekelompok orang yang melakukan aktivitasnya di belakang layar.

Adam Weishaupt memakai nama yang sama untuk ordonya yang tujuannya mempunyai kemiripan dengan the Illuminati (mungkin untuk mengacaukan peneliti dikemudian hari dengan kelompok yang namanya muncul di muka umum). Untuk menghindari kebingungan Saya akan menyebut kelompoknya Weishaupt dengan “Bavarian Illuminati “

Bavarian Illuminati diatur secara sitematis menyerupai lingkaran dalam lingkaran (seperti bawang). Ketika kapasitas anggotanya telah terbukti dalam menjaga kerahasiaan, mereka akan diterima ke lingkungan yang lebih dalam kerahasiaannya. Hanya bagi mereka yang berada di lingkaran terdalam mengetahui tujuan sebenarnya dari Bavarian Illuminati. Dikatakan kepada anggota-anggota tingkat bawah bahwa tidak ada derajat yang lebih tinggi dan identitas the Grand Masters tidak diungkapkan, seperti di dalam ordo the “Strict Observance”. Bavarian Illuminati dibagi ke dalam 13 derajat, 13 tingkat piramid Illuminati seperti tergambar dalam mata uang satu dollar Amerika Serikat.

Sistem uji untuk mendeteksi kelemahan anggotanya yang sudah mencapai gelar “Patriarch”, dalam memata-matai dan melaporkan mencontoh Jesuit. Kebijaksanaan ini membolehkan kepada ordo untuk menempatkan Patriach dalam posisi, yang menurut bakatnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Penolakan juga merupakan salah satu cara, untuk menjamin bahwa tidak seorang Patriach pun akan menentang ordo. Weishaupt berhasil menemukan orang-orang cemerlang dalam karirnya dari kalangan keuangan, industri, pendidikan dan kesusastraan untuk menjadi anggota Bavarian Illuminati. Dia menggunakan suap dengan uang dan sex untuk melakukan kontrol terhadap mereka yang sudah menduduki jabatan tinggi.

Segera setelah mencapai hal ini, Weishaupt menggunakan pemerasan untuk meyakinkan bahwa dia tetap dapat mengontrol orang-orang terkemuka yang bernasib malang ini. Bavarian Illuminati kemudian mulai memiliki adepts (tingkat lebih tinggi) yang memberikan saran kepada orang-orang yang menjabat dalam pemerintahan, tentunya dilakukan dari belakang layar. Ahli-ahli ini tahu bagaimana memberikan saran kepada politisi dengan caranya sehingga mereka menerima sebuah saran kebijaksanaan yang sudah direkayasa sedemikian rupa cerdiknya, dimana politisi yang menerima saran merasa seolah-olah dia sendiri yang memikirkan ide-idenya.

Alasan mengungkapkan terhadap keberadaan Bavarian Illuminati adalah untuk memberantas lingkungan masyarakat yang sudah rusak dan mengerikan agar dapat mengembalikan manusia ke lingkungan alamnya yang bahagia. Sejak hal ini dimaksudkan untuk menggulingkan Kerajaan maupun Gereja, mereka menciptakan sendiri musuhnya yang berbahaya. Dan sekali lagi bahwa jelas kerahasiaan merupakan sarana terbaik bagi mereka.

Sebuah dokumen yang dikenal dengan nama THE NEW TESTAMENT OF SATAN memperlihatkan bagaimana ideologi Illuminati Weishaupt yang dikehendakinya. Dokumen tersebut dijaga secara ketat oleh Bavarian Illuminati, dan Saya menggunakannya disini karena banyak orang masih meragukan keaslian the Protocols of the Elders of Zion. Mungkin pembaca akan lebih mudah untuk menerima rencana dan prinsip aksi mereka bila tidak ada kata “Yahudi’. Dokumen tersebut baru diketahui ketika pada tahun 1875 seorang kurir yang ditugaskan ke Paris disambar halilintar dan informasi mengenai rencana konspirasi sedunia yang dibawanya disita dan diungkapkan ke muka umum.

Didalam dokumen tersebut dinyatakan: “bahwa rahasia pertama adalah mengarahkan rakyat mengontrol pendapat umum dengan menebarkan perselisihan, keraguan dan pandangan yang saling berlawanan hingga rakyat tidak lagi dapat menemukan jalan keluar dalam kebingungannya, kemudian diyakinkan bahwa lebih baik untuk tidak mempunyai pendapat pribadi dalam hukum nasional.

Ke dalam masayarakat harus dihembus-hembuskan, nafsu syahwat kedunguan, ketololan, dibuat tulisan-tulisan menjijikan. Ini merupakan tugas pers untuk menyebarluaskannya dan untuk membeberkan ketidak mampuan non-Illuminati dalam menangani berbagai masalah kehidupan bernegara dan dalam masalah kehidupan beragama.

Rahasia kedua mengangkat kelemahan rakyat, semua kebiasaan buruknya, hawa-nafsu dan kesalahan-kesalahannya ketingkat ekstrim sehingga mereka tidak faham lagi satu sama lain.

Kekuatan tokoh harus diperangi, supaya tidak ada lagi bahaya untuk Illuminati. Bila diberkati dengan kekuatan spiritual yang kreatif, hal itu akan mempengaruhi jutaan orang. Semua orang harus diletihkan dengan kecemburuan atau iri-dengki, kebencian, kejahatan dan perang, mencabut hak-haknya, rekayasa kelaparan dan menyebarkan penyakit menular (seperti AIDS) sampai mereka melihat tidak ada jalam keluar kecuali dengan tunduk sepenuhnya kepada penguasa Illuminati.

Jika sebuah negara melemah karena perubahan radikal dari dalam atau karena perang saudara dan jatuh di bawah kontrol musuhnya dari luar, maka jelas itu sebuah malapetaka, maka negara itu berada di bawah kekuasaan kita. Rakyat akan terbiasa menilai dari apa yang kelihatan di depan matanya, kita isi dengan kedangkalan, mereka hanya mengejar setelah tahu kesenangannya, kita lelahkan mereka dalam obsesi yang terus-menerus dengan hal-hal yang baru, pada akhirnya mereka akan memastikan mengikuti Illuminati dengan mengorbankan rakyat untuk ketaatan dan perhatiannya. Melalui demoralisasi masyarakat, rakyat akan kehilangan keyakinannya kepada Tuhan. Dengan bekerja secara terperinci, baik melalui lisan maupun tulisan rakyat akan dipimpin sesuai dengan harapan Illuminati
Image 
Dengan instruksi visual rakyat harus dihentikan dari berpikir untuk dirinya sendiri dan memanfaatkan kekuatan mental yang ada untuk melawan bayangan retorika kosong. Pikiran liberal partai harus dihasut oleh orator Illuminati hingga rakyat tidak berminat sampai lelah dan mulai tidak menyukai pembicara dalam setiap kesempatan. Sebaliknya ilmu politik Illuminati harus secara tetap diberikan kepada rakyat sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk berpikir.

Rakyat itu buta, irasional dan kurang pertimbangan dan oleh karena itu mereka tidak ikut ambil bagian dalam kenegaraan, tetapi harus diatur dengan kekerasan yang tidak dapat ditawar-tawar serta dengan kekuatan absolut. Menguasai dunia hanya dapat dicapai dengan jalan memutar, dengan cara merusak dasar kebijakan kemerdekaan yang sebenarnya – keadilan, sistem pemilihan umum, pers, kebebasan individu, dan di atas semuanya adalah pendidikan serta budaya masyarakat – semua kegiatan di laksanakan dengan cara-cara yang rahasia dan sangat ketat.

Tujuan merusak dasar kebijakan kekuasaan negara, dimana pemerintahannya harus dibuat susah sampai mereka siap untuk mengorbankan semua kemampuannya demi perdamaian. Di Eropa perbedaan antara rakyat yang satu dengan yang lainnya harus dimanfaatkan untuk menciptakan perpecahan yang tidak dapat dipersatukan dan tidak akan ada negara Kristen yang mendukungnya karena negara-negara lain takut bahwa dengan bersekutu melawan Illuminati merupakan suatu kerugian.

Ditaburkan bibit perpecahan, kekacauan dan permusuhan disetiap benua untuk menakut-nakuti negara-negaranya dan mematahkan semua perlawanan.

Semua lembaga negara harus memenuhi tugas pentingnya didalam sebuah negara, kemudian merusak lembaga-lembaganya, jadi dengan demikian keseluruhan mesin negara akan berhenti dengan tiba-tiba.

Presiden negara harus dipilih dari mereka yang mengabdikan dirinya kepada Illuminati, sebuah titik gelap masa lalu mereka membuat mereka patuh melaksanakan petunjuk-petunjuk Illuminati. Dengan demikian Illuminati akan dapat menginterpretasikan kembali hukum yang berlaku dan merubah konstitusi. Dengan memberikan kepada presiden hak untuk menyatakan negara dalam keadaan perang, seluruh kekuatan angkatan bersenjata akan berada ditangan Illuminati.

The “uninitiated rulers” harus dialihkan dari preokupasi sepenuhnya dengan masalah-masalah negara dengan penerimaan yang baik dan tugas-tugas keterwakilan.

Dengan menyuap pejabat tinggi pegawai pemerintah, akibatnya negara akan meminjam hutang kepada Illuminati melalui bantuan luar negeri, hutang luar negerinya akan bertambah cukup besar. Krisis ekonomi disebabkan oleh penarikan secara tiba-tiba semua uang dari pasar akan menyebabkan turunnya nilai mata uang negara non-Illuminati. Kekuatan finansial harus mencapai kontrol penuh atas perniagaan dan perdagangan, karena uang mereka, para industriawan memperoleh kekusaan politik.

Disebelahnya Illuminati dan Jutawan, tergantung kepada mereka, polisi dan militer, mereka harus orang yang tidak punya apa-apa. Pengenalan Jenderal dan persamaan hak dengan hak memilih akan menciptakan penguasa mayoritas. Dengan menanamkan ide self-determination, arti sebuah keluarga dan nilai-nilai pendidikannya akan dihancurkan. Dengan pendidikan berdasarkan atas ajaran yang salah dan mengajarkan kebohongan akan mematikan semangat anak muda, merusak tabiatnya dan menjadi pemerkosa.

Hubungan dengan keberadaan dan pendirian loji-loji Freemason untuk mencapai masa depan dengan cara melakukan pengalihan organisasi, Tidak seorangpun mengetahui mereka atau tujuan-tujuannya, yang lain semuanya sapi jantan non-Illuminati yang dipikat untuk berpartisipasi di loji-loji terbuka Mason untuk memperoleh debu yang dilemparkan kematanya.

Semua cara ini harus memaksa rakyat untuk memberikan penguasaan dunia kepada Illuminati. Pemerintahan Baru Dunia harus tampil sebagai patron dan penolong kepada mereka yang mengajukan dirinya secara sukarela (PBB). Akankah sebuah negara menentangnya, negara-negara tetangganya berkeinginan bersekutu, sebuah perang dunia harus digelar” (CORALF: Maitreya, Derkommende Weltleher” – Maitreya, The Coming World Teacher, Konny-Verlag, 1991).

Sebagaimana seseorang dapat melihat dengan mudah, The New Testament of Satan berisi pemikiran yang hampir sama dengan pemikiran sebagaimana yang terdapat di dalam the Protocols of the Elders of Zion, hanya kata Yahudi diganti dengan Illuminati.

Tetapi sebagaimana sudah kita lihat atas nama siapa Adam Weishaupt mendirikan the Bavarian Illuminati, kita dapat menarik kesimpulan dari mana datangnya The New Testament of Satan.

Pelaku konspirasi sudah mengenal kekuatan dan pengaruh loji-loji Freemason yang ada dan, mulai sekarang – ikuti rencana -infiltrasi ini dan ambil kendali (Protocols No.11).

Loji yang berhasil diinfiltrasi kemudian disebut “THE LODGES OF THE GRAND ORIENT”.
Seorang orator Perancis, MARQUIS DE MIRABEAU, berhutang banyak karena pola hidupnya yang boros. Ia dihubungi Moses Mendelssohn atas nama Weishaupt. Kemudian Moses Mendelssohn memperkenalkan Mirabeau kepada seorang istri Yahudi HERZ, setelah itu istri Hertz ingin bertemu Mirabeau lebih sering lagi daripada dengan suaminya sendiri.

Sekarang Mirabeau dalam situasi yang sulit dalam pemerasan dan berhutang banyak yang berada dalam total kontrol Bavarian Illuminati. Kemudian dia ditugaskan untuk meyakinkan DUC D’ORLEANS seorang Grand Master Freemason Perancis, untuk mengganti the BLUE LODGES menjadi “LODGES OF THE GRAND ORIENT”.

[H: Komentar penerjemah dari bahasa Jerman. Sungguh pasti, Anda tidak mempunyai khayalan bahwa bagaimanapun juga ancaman, pemerasan dan konspirasi adalah sesuatu yang baru!]
Pada tahun 1773 Mirabeau memperkenalkan the Duc D’Orlean dan Talleyrand kepada Weishaupt yang kemudian menginisiasikan mereka ke dalam the “Grand Orient” Freemasonry.

Ketika dalam bulan Mei 1776, [H: Lihat lagi tanggalnya kemudian lihat uang dollarnya] the American Declaration of Independence ditandatangani, Adam Weishaupt memenuhi rencananya yang dipikirkannya dengan baik serta memperkenalkan the Bavarian Illuminati SECARA RESMI. Tanggal ini kemudian dengan liciknya diberikan sebagai tanggal pendirian negara Amerika Serikat. Tahun yang paling penting, meskipun 6 tahun lebih awal dari yang resmi diperkenalkan.

Diantara anggota-anggota ordo adalah Johann Wolfgang von Goethe, Duke Darl August von Weimar, Duke Ferdinand von Braunchweig, Baron von Dahlberg (Postmaster General of Thurn and Taxis), Baron von Knigge dan banyak lagi.

Pada tahun 1777 Weishaupt menginisiasikan ke dalam loji Freemason “THEODORE OF GOOD COUNCIL” di Munich dan kemudian seluruh loji diinfiltrasi.

Pada tanggal 16 Juli, 1782 penyatuan antara FREEMASONS dan BAVARIAN ILLUMINATI di kukuhkan di Wilhelmsbad. Pakta ini menyatukan kira-kira 3,000,000 anggota perkumpulan rahasia terkemuka. Sebuah perjanjian dicapai dalam kongres di Wilhelmsbad dan mengizinkan inisiasi Yahudi, yang pada waktu itu hanya dibolehkan secara terbatas, ke dalam loji. Sebagaimana keluarga ROTHSCHILDS mengontrol Bavarian Illuminati, mereka sekarang dapat mempengaruhi langsung kepada loji rahasia penting lainnya.

Sangat sedikit apa yang telah diputuskan dalam konferensi sampai kepada umum karena semua yang hadir berjanji merahasiakannya. The COMTE DE VIRIEU, dari Freemasons yang menghadiri konferensi, dia bertanya apakah dia dapat menyampaikan beberapa resolusi. Dia menjawab: “Saya tidak akan menceriterakan rahasia mereka kepada Anda, Saya hanya dapat mengatakan kepada Anda bahwa semuanya ini lebih serius daripada yang Anda pikirkan. Konspirasi yang sudah tersusun dengan baik thought out that it will be, dengan kata lain, tidak mungkin bagi Monarki dan Gereja untuk melarikan diri daripadanya.”

Peserta lainnya, the COMTE DE SAINT GERMAIN [H: Hummmnnn!], kemudian mengingatkan temannya MARIE ANTOINETTE bahwa ada rencana konspirasi pembunuhan yang dimaksudkan untuk meruntuhkan kerajaan Perancis. Malangnya peringatannya tidak diperhatikan.

Dari beberapa titik lemahnya, beberapa kegiatan subversif rahasia mulai bocor yang efeknya pada tanggal 11 Oktober 1785 the Bavarian electoral prince mendatangi kediaman Herr von Zwack, asisten pertama Weishaupt digerebeg. Dari sana banyak dokumen ditemukan yang menjelaskan rencana the Bavarian Illuminati membentuk sebuah Tatanan Dunia Baru ( Novus Ordo Seclorum ).

Bavarian electoral prince kemudian memutuskan untuk menerbitkan dokumen ini sebagai Tulisan Asli Ordo dan Sekte Illuminati. Tulisan-tulisan ini kemudian disebar kemana-mana dalam rangka memberikan peringatan kepada monarki Eropa. Gelar Professor Weishaupt dicopot dan bersama dengan Duke dari Saxe-Gotha, seorang anggota Bavarian Illuminati, yang kemudian menghilang.

Sejak mereka percaya bahwa the Order of the Illuminati sudah dihancurkan membiarkan berkembang normal, mereka dapat meneruskan bekerja dengan rahasia dan muncul kembali nanti dengan nama baru. Selama masa satu tahun “German Union” melakukan agar kelompok rahasia ini diketahui dengan sendirinya dengan mendistribusikan propaganda Illuminati kepada para pembaca. Dibawah ini merupakan semboyan yang telah dibuat: “Liberte, egalite, fraternite.”

Monarki Eropa, nampaknya tidak menyadari bahaya yang mengarah kepada Revolusi Perancis – dan menghasilkan rezim teroris – membebaskan berkembang normal.

Kekuatan besar Ordo kita terletak dalam kerahasiaannya, tidak dimunculkan dimana tempat pun dalam namanya sendiri, tetapi selalu ditutup dengan nama lain dan pekerjaan lain. Tidak satu pun cocok kecuali tiga tingkat bawah Freemasonry. Berikutnya, bentuk masyarakat baca adalah yang paling cocok bagi tujuan kita. Dengan membentuk masyarakat baca dan anggota perpustakaan, dan ambil semua ini di bawah arahan kita dan keperluannya dipasok oleh buruh kita, kita akan mengembalikan pikiran publik yang kita inginkan” - Adam Weishaupt

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info
Sumber: Secret Societies and Their Power in The 20th Century
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...