Jumat, 23 November 2012

STRATEGI REFRAMING ORGANISASI

Ada beberapa pertanyaan dasar yang berhubungan dengan frame organisasi yang kita bentuk
Bagaimana Cara Mengatasi Resistensi terhadap Perubahan Organisasi
Bagaimanakah Langkah progresif untuk Perubahan Dalam Organisasi
Bagaimana Menerapkan Strategi Baru Tanpa Mengganggu Organisasi Anda
Apa Penyebab Perubahan Struktural dalam Organisasi?
Strategi perubahan Manajemen  apa yang Bisa Digunakan untuk Perubahan Organisasi Masa Depan?

Bagaimana Umumkan Perubahan suatu Organisasi?
Framing Organisasi adalah teori di mana pengelolaan bisnis atau organisasi yang dapat menilai operasinya melalui berbagai sudut pandangan. Ada empat frame  yang diterima secara umum yaitu bersifat struktural, sumber daya manusia, politik dan simbolik. Dengan menggunakan frame dalam menganalisis organisasi, manajemen dapat mengidentifikasi area terbaik dalam bidang yang inefektif, inefisiensi, dan mempengaruhi perubahan. Konsep ini diuraikan dalam buku "Reframing Organizations: Artistry, Choice, and Leadership."" Ditulis oleh Lee G. Bolman dan Terrence.  

Bingkai  Struktural Kerangka struktural adalah strategi dimana organisasi tidak mengakui kalau karyawan hanya sebatas kontributor individu, tetapi mereka juga sebagai kelompok bisnis massa yang terpisah. Dengan metode ini, karyawan masing-masing diberi tugas dan kewajiban kemudian bekerja bersama dalam teamwork untuk menciptakan departemen, seperti tim penjualan atau departemen pemasaran. Kerangka struktural mengasumsikan enam teori utama yaitu 
  •  Setiap bisnis eksis untuk tujuan utama dalam mencapai tujuannya (every business exists for the sole purpose of reaching its objectives.).  
  • kelompok sebaiknya dikelola sangat baik ketika tujuan departemen sesuai dengan kebutuhan pribadi dan eksternal. (Groups are best managed when department goals trump personal and external needs)
  • .Setiap departemen harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang spesifik. (every departemen must be designed to fit a specific business need)
  • Kontrol manajemen harus konsisten untuk seluruh kelompok. (management controls must be consistent across all groups).
  • Restrukturisasi dapat menyelesaikan semua masalah operasional.(restructuring can resolve all operational issues).

Bingkai  Sumber Daya Manusia Bingkai sumber daya manusia memeriksa bisnis dari perspektif sosial. Karyawan masing-masing dipandang sebagai anggota keluarga besar. Setiap anggota keluarga memiliki kekuatan, kelemahan, kebutuhan dan keinginan. Dengan strategi ini, organisasi harus mengenali kebutuhan dan membentuk struktur untuk memenuhi kebutuhan populasi ini. Konsep dasar dari frame ini adalah bahwa karyawan akan bekerja lebih produktif ketika mereka menyelesaikan tugas-tugas mereka dengan senang sesuai dengan ruang lingkup dan capabilitas kerja mereka dengan jelas. 

Bingkai Politik Bingkai politik memandang organisasi sebagai belantara kompetitif (Jungle competitive), dimana banyak karyawan bersaing untuk memperoleh sumber daya dan kekuasaan yang sangat terbatas. Lima asumsi yang dibuat oleh strategi ini. Pertama, organisasi didefinisikan sebagai suatu kolektifitas individu dan kelompok yang mempertahankan kepentingan secara terpisah. Perbedaan antara masing-masing individu dan kelompok terletak pada nilai-nilai dan pengetahuan, yang tidak berubah. Kekuasaan adalah sumber daya yang paling terbatas, oleh karena itu sangat berharga dalam suatu organisasi. Terakhir, semua keputusan yang dibuat sebagai hasil dari suatu negosiasi yang dilakukan. 

Bingkai Simbolik Bingkai simbolik memandang organisasi sebagai suku atau bangsa. Budaya karyawan sangat dibentuk oleh mitos, upacara dan ritual lainnya. Tidak seperti karyawan dalam bingkai organisasi lainnya, individu dalam organisasi dapat melaksanakan tugas untuk keluar dari tradisi dan penghormatan simbolik. Contoh dari jenis organisasi ini adalahi kelompok militer. Tindakan Anggota  militer keluar dari referensi untuk memahami untuk apa organisasi dan simbol itu mereka dapatkan, seperti stempel, bendera, dan cara mereka berdiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan masukan komentar Anda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...