Sabtu, 13 Agustus 2011

ON MISSION AND LEADERSHIP



 On Mission and Leadership adalah buku karya Frances Hesselbein dan Rob Johnton yang secara khusus menggali tentang peran vital misi dalam kepemimpinan. Sebagai bagian dari Leader to Leader Guide, yang merupakan inspirasi dan informasi dari para pemikir terkenal, buku ini menghadirkan para pemikir top tentang kepemimpinan yang memberi inspirasi, visi dan manajemen yang fokus pada misi.
Menurut Hesselbein (2002), saat ini para pemimpin, baik di bidang bisnis, sektor nirlaba, maupun pemerintahan, belajar untuk berbicara dengan istilah yang dapat diketahui secara umum. Istilah ini adalah istilah yang terkait dengan visi (VISION), nilai (VALUS) dan misi (MISSION) organisasi, tentang strategi yang berdasarkan ketiga hal tersebut, tentang pelayanan kebutuhan konsumen; apapun tujuan, produk atau pelayanan yang diberikan oleh organisasi tersebut.


Keunggulan Dari Kepemimpinan (Warren Bennis)


Modal intelektual adalah asset suatu organisasi. Seorang pekerja yang berpengetahuan akan mencari arti dan tujuan, iklim kepercayaan, ras optimis dan hasil dari apa yang dikerjakannya. Untuk mempertahankan dan memberi motivasi kepada pekerja senacam ini, tidak hanya diperlukan kemampuan teknis, pemikiran strategis dan kecakapan dari seorang pemimpin; tetapi juga diperlukan kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengolah bakat. Selain itu juga diperlukan pertimbangan dan karakter yang baik dari seorang pimpinan.


Atribut Seorang Pemimpin Yang Berkualitas;


1.  Kecakapan Teknis, yaitu mengerti tentang bisnis dan memahami salah satu bidang.


2.  Kecakapan Konseptual, kemampuan untuk berpikir abstrak atau strategis.


3.  Track Record, mengetahui secara pasti mengenai hasil yang dicapai.


4.  Keterampilan Pribadi, mencakup pada kemampuan untuk berkomunikasi, memotivasi dan mendelegasikan.


5.  Citarasa, kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengoleh bakat.


6.  Pertimbangan, kemampuan untuk mengambil keputusan yang sulit berdasarkan data yang tidak lengkap dalam waktu singkat.


7.  Karakter, kualitas yang menyatakan siapa diri kita.


Karakter seorang pemimpin yang efektif harus dapat memenuhi harapan karyawannya. Oleh sebab itu pemimpin harus mempunyai ;


1.  Tujuan yang jelas, pemimpin yang efektif akan memberikan semangat, pandangan ke depan dan arti dalam proses menentukan tujuan perusahaan.


2.  Membangkitkan dan mempertahankan kepercayaan, faktor-faktor yang membangun kepercayaan, baik dalam pekerjaan, kerjasama, maupun pertemanan adalah : kompetensi, kesetiaan, perhatian, keterusterangan dan harmoni.


3.  Mengembangkan harapan, harapan memadukan keteguhan seseorang dan kemampuan untuk menggunakan perangkat yang dimiliki untuk mencapai tujuannya. Optimisme yang sangat besar, yang membantu membangkitkan kekuatan dan komitmen yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin yang penuh harapan akan memiliki pernyataan seperti :

  • Saya berpikir bagaimana caranya untuk keluar dari kemacetan.
  • Saya bekerja denga penuh semangat untuk mencapai tujuan.
  • Pengalaman memimpin yang saya peroleh telah mempersiapkan untuk mampu menghadapi masa depan.
  • Banyak cara untuk menyelesaikan masalah tetapi tidak meninggalkannya.
4. Memperoleh hasil, seorang pemimpin yang realistis akan menggunakan waktu dan sumber daya yang dimiliki untuk mendapatkan hasil.
Pemimpin yang berorientasi kepada hasil, berharap dapat mencapai sesuatu yang besar, dan menyadari bahwa mereka membutuhkan bantuan orang lain. Mereka akan membawa semangat, kekuatan besar, toleransi terhadap resiko. Dan pemimpin yang baik percaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikan kesempatan bagi seseorang untuk tumbuh dan menciptakan lingkungan yang membuat orang tetap belajar.
Kecerdasan Emosional Seorang Pemimpin (Daniel Goleman)
Bagi seorang pemimpin yang sukses, kecerdasan emosional merupakan hal yang penting dari pada IQ atau keterampilan teknik. Yang termasuk dalam kecerdasan emosional adalah kepedulian terhadap diri sendiri, kemampuan untuk mengelola emosi dan desakan hati, kemampuan untuk memotivasi orang lain, kemampuan untuk memperlihatkan empati dan kemampuan untuk menjaga hubungan. Seorang pemimpin yang sukses memilih untuk memberi penghargan terhadap karyawannya berdasarkan kecerdasan emosi yang mereka miliki. 
Mereka juga berusaha untuk mengembangkan kecerdasan emosional karyawan dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan, kemampuan untuk melihat jangka panjang dan serangkaian perilaku produktif lainnya.
Ada lima demensi kecerdasan emosional yang merupakan dasar kecakapan kepemimpinan :

  1.  Kesadaran terhadap diri sendiri, yaitu kemampuan kepemimpinan yang didasari oleh kesadaran terhadap diri sendiri adalah kepercayaan diri, sehingga dapat memimpin dengan tegas, dengan kekuatan dimana hal itu merupakan sumber keberanian dalam kepemimpinan
  2. Mengelola emosi, pemimpin yang efektif belajar bagaimana mengatasi perasaan, terutama tiga perasaan besar yaitu kemarahan, kegelisahan, kesedihan dan merasa tidak memiliki kemampuan. Mengelola emosi adalah persoalan pengendalian dorongan hati seseorang, dan hal itu merupakan ketrampilan hidup.
  3. Memberi motivasi, mempunyai kemampuan memberikan motivasi berupa optimisme dengan melihat kebelakang sebagai kekuatan untuk melakukan perubahan dan selalu mencoba lagi.
  4. Menunjukkan empati, empati merupakan dasar untuk mengatasi perbedaan yang ada di dalam tenaga kerja. Empati juga merupakan hal yang sangat diperlukan dalam memberi latihan yang efektif dalam mengembangkan orang lain. Empati adalah salah satu kunci dari ketrampilan kepemimpinan.
  5. Menjaga hubungan, berpikir positif, menyelesaikan konflik, memahami arti hubungan, dengan kata lain, terampil dalam berhubungan dengan orang lain merupakan sesuatu yang memiliki kekuatan besar dalam memaksakan potensi dari sebuah tim.


Permasalahan Dengan Kerendahan Hati (Patrick Lencioni)


Seorang pemimpin yang tidak mampu menyatakan dirinya dan kurang memiliki karisma dapat mengalami kegagalan dalam menghasilkan kepercayaan. Seorang pemimpin berkarisma yang yakin bahwa dirinya lebih penting dari orang ain, secara perlahan akan kehilangan pengikut. Untuk menghasilkan kesetiaan dan kegairahan, seorang pemimpin perlu merangkaiakan hati dengan karisma. Kedua hal itu dapat dikembangkan melalui refleksi, umpan balik dan penekanan pada ketulusan.


Pemimpin yang karismatik yang mau duduk bersama masyarakatnya dan berdiskusi tentang naik-turunnya gaya kepemimpinan mereka, kemungkinan besar akan menjadi rendah hati oleh pengalamanpengalamannya. Tetapi karena mereka terbuk dan memasyarakat mereka akan lebih suka untuk mempertahankan sisi karismatiknya. Proses untuk menjadi rendah hati yang diketahui public dapat meningkatkan kemampuan seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin yang karismatik karena hal itu menunjukkan keinginan untuk ketulusan.


Misi Sebagai Prinsip Dalam Organisasi (C. William Pollard)


Seorang pemimpin harus mampu mengkomunikasikan misi organisasinya kepada semua bagian yang ada dalam organisasinya. Misi merupakan titik referensi, pedoman dan sumber pengharapan pada masamasa perubahan. Jika dihubungkan dengan nilai-nilai manusia, akan memberikan tujuan dan arti kepada mereka yang memenuhi misi dan memberikan dorongan bagi kreativitas, produktivitas dan kualitas dalam pekerjaan serta pengembangan pribadi.


Banyak yang mengatakan bahwa pemimpin saat ini harus belajar untuk memprakarsai dengan cepat dan melakukan perubahan terus menerus melalui tindakan nyata. Perubahan semacam ini adalah kenyataan dalam hidup. Masalahnya orang yang memperbaiki organisasi tidak dipersiapkan untuk menghadapi perubahan yang cepat dan terus menerus. Dalam ketiadaan misi yang berarti dan tujuan yang melebihi perubahan dan memasukkan unsur perhatian serta memberdayakan orang, perubahan dapat membawa ketidaksinambungan, ketidaktepatan dan kemerosotan akhlak.


Dapatkah organisasi menjadi komunitas moral untuk membantu pembentukan karakter manusia dan perilaku masyarakat? Dapatkah misi menjadi prinsip dalam pengelolaan organisasi? seorang pemimpin harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, merupakan tugas pertama. Tugas pokok adalah menomorsatukan misi perubahan dan yang lebih penting adalah menghidupkan misi tersebut.


Seni Kepemimpinan Chaordic (Dee Hock)


Tanggung jawab utama seorang pemimpin adalah mengatur karakter, integritas, kerendahan hati, pengetahuan, kata-kata dan tindakan yang dimilikinya. Menyangkal pemikiran bahwa manajemen adalah suatu latihan bagi kekuasaan atas bawahan, kepemimpinan chaordic didasari atas dukungan yaitu, suatu respons yang bersifat suka rela terhadap tujuan yang jelas dan membangun dan memaksakan penerapan prinsip-prinsip etika.


Seorang pemimpin yang choardic memusatkan perhatiannya keatas, kesamping dan kebawah dengan sama baik. Mereka tidak mendekte; mereka mengubah kondisi-kondisi yang menghalangi munculnya sinergi dan penyempurnaan.


Kepemimpinan sejati dan perilaku yang membesarkan hati memiliki kecenderungan kearah yang lebih baik sedangkan tirani atau manajemen yang mendominasi dan perilaku yang memaksa memeliki kecenderungan kearah yang buruk.


Manusia bukanlah sesuatu untuk dimanipulasi, dimasukkan kedalam kotak dan diberi label kemudian dibeli dan terjual. Mereka bukanlah sumber daya manusia. Mereka adalah manusia yang mengisi keutuhan dunia yang berputar, tidak terbatas sampai kita mempelajari konsep pemimpin dan pengikut dengan kacamata baru. Kita harus mempelajari konsep tentang atasan dan bawahan dengan rasa skiptis yang lebih besar. Kita harus mempelajari keadaan organisasi yang membutuhkan perbedaan-perbedaan semacam itu dengan kesadaran yang benar-benar berbeda. Itulah sebenarnya yang dimaksud kepemimpinan yang dilakukan oleh setiap orang. Kepemimpnan choardic yang berada didalam, diatas, disekitar dan dibawah, yang sangat diperlukan oleh dunia ini dan yang tidak dapat diberikan oleh era indusri dan manajemen yang mendominasi.


Pengelolaan Yang Hati -Hati (Henry Mintzberg)


Pengelolaan yang hati-hati mengandung pemahaman bahwa seorang pemimpin bukanlah merupakan jumlah total dari organisasi. Pengelolaan yang hati-hati melibatkan tindakan yang memberikan inspiraasi, mendorong dan memampukan orang lain dengan membangun budaya keterbukaan, kepercayaan, kebersatuan dan daya. Pemimpin yang hati-hati tidak menonol, tetapi menarik dan interaktif. Mereka memelihara organisasinya dan menghabiskan waktu lebih banyak untuk mencegah timbulnya masalah dari pada mengatasi masalah. Merekamemasukkan nilainilai dan secara perlahan membawa perubahan yang sangat besar dimana semua orang ikut bertanggungjawab dan pada saat yang sama menjaga agar semuanya berjalan lancar, suatu peningkatan alami berjalan terus.


Mempertahankan Misi Organisasi (David M. Lawrence)


Dalam menghadapi tantangan persaingan dengan tetap mempertahankan misi sosialnya, ada 8 pelajaran yang diperoleh Kaiser Permante untuk organisasinya yang berdasarkan misi yaitu :


1.      Menerapkan prinsip bisnis agar memperoleh kondisi yang baik;


2.      Menurunkan biaya dengan cara meningkatkan kualitas secara terus menerus;


3.      Menyusun arah strategis berdasarkan misi organisasi;


4.      Melibatkan tenaga kerja dan bersikap terbuka terhada ide-ode baru;


5.      Meluruskan struktur dan jalur perintah;


6.      Mendorong inovasi dan fleksibilitas;


7.      Bekerja sama dengan pihak-pihak terkait;


8.      Mengintegrasikan pelayanan.


Menutup Jurang Pemisah Strategi Antargenerasi (Christopher Barlett)


Model manajemen lama yang dibangun disekitar strategi, struktur dan sistem harus diganti dengan model manajemen baru yang didasarkan pada tujuan, proses dan manusia. Sumber daya yang langka saat ini adalah pengetahuan dan keahlian dibandingkan dengan kelangkaan sumber dana dimasa lalu. Salah satu tugas dari seorang pemimpin adalah mendekati, memotivasi dan memelihara orang-orang yang ingin melakukan sesuatu yang berarti. Daripada mendasarkan organisasi pada hierarki penugasan dan tanggungjawab, akan lebih baik bila organisasi dibangun dengan tiga inti proses, yaitu:


1.      Insiatif usaha dari bawah ke atas;


2.      Menghubungkan dan meningkatkan asset dalam upaya mengembangkan, menyebarkan dan menerapkan inisiatif dan pengetahuan;


3.      Memperbarui diri sendiri secara terus menerus.


Membangun Merek Kepemimpinan (Dave Ulrich)


Model umum atribut kepemimpinan hanya memberikan nilai yang tidak berarti. Merek kepemimpinan, keunggulan bersaing, terjadi pada saat pemimpin di setiap tingkat organisasi mengerti dengan jelas hasil-hasil utama yang diinginkan, kemudian mengembangkan pendekatan konsisten untuk mencapai hasil-hasil tersebut dan membangun atribut-atribut yang mendukung pencapaian hasil-hasil tersebut. Ini dapat berhasil jika atributatribut yang benar secara strategis dikaitkan dengan hasil-hasil yang diinginkan. Pelatihan kepemimpinan, penetapan kerja, input balik 360 derajat dan pemberian pelatihan harus difokuskan kepada atribut-atribut dan hasilhasil yang ingin dicapai.


Mengapa Visi Menjadi Hal Yang Penting (Robert Knowling)


Knowling memperdebatkan bahwa visi dan nilai-nilai membentuk perilaku organisasi dan mencetuskan tindakan strategis. Ia mengajukan langkah-langkah untuk menetapkan, mengartikulasikan dan menyebarkan visi dan nilai-nilai, yaitu:


1.      Menilai organisasi, industri dan sector ekonomi,


2.      Berbicara kepada karyawan baru,


3.      Mencocokkan atribut-atribut dan usaha dengan hasil-hasil


4.      Berhubungan dengan pelanggan, mitra kerja, dan karyawan garda depan.


5.      Memimpin perubahan.


Kondisi-kondisi yang dapat merusak perubahan, yaitu :


1.    Meremehkan Budaya. Budaya menentukan bagaimana orang-orang bekerja sama dan bagaimana respons mereka terhadap perubahan. Tidak ada pemimpin yang dapat berhasil tanpa mengenali dan membentuk norma-norma dalam kerja;


2.    Menyatakan kemenangan. Apabila tidak bekerja untuk peningkatan yang sistematik dan kontinyu, organisasi akan segera kembali kebentuk semula. Kemenangan yang sejati seperti visi yang dipaksakan, tidak pernah benar-benar tercapai;


3.    Membiarkan orang lain menarik nafas. Mengajak orang mau ikut dalam perubahan dan memberkan respons akan kegagalan. Kemudian menciptakan struktur dan proses berjalan untuk membuat perubahan menjadi dari bisnis;


4.    Mendelagasikan proses perubahan. Seorang pemimpin harus berjalan diruang terbuka, menelepon dan menunjukkan keberadaannya secara fisik dan emosional. Dan, proses perubahan dimulai dari diri pemimpin, bagaimana pemimpin memimpin rapat, mengelola jadwal-jadwal dan membagi informasi;


5.    Mempercayai tekanan Diri Sendiri. Merupakan hal yangmudak untuk tergoda akan kesuksesan. Setiap pemimpin menerima laporan yang baik dari lapangan. Kurangi berita-berita yang baik dan perhatikan keraguan yang ada pada diri pemimpin. Kesuksesan pribadi dan organisasi, keduanya berbahaya dan akan berlalu dengan cepat.


 Sumber 
The Drucker Foundation, Ed. Frances Hesselbein and Rob Johnton, ON MISSION AND LEADERSHIP, Publisher : Jossey-Bass, 2002




Selasa, 19 Juli 2011

Hikmah dari pemimpin


Salah satu sukses seorang pemimpin adalah bisa mempengaruhi orang lain. Presiden Johnson memberikan trik sederhana biar gampang mempengaruhi orang lain, antara lain :

1). Belajarlah mengingat nama berarti anda telah memberikan perhatian.

2). Jadilah orang yang menyenangan sehingga  tidak ada keegangan kalau orang lain bersama anda.

3). dapatkan kualitas sebagai orang supel dan santai sehingga tidak ada apapun yang membangkitkan kekesalan.

4). Jangan mementingkan diri sendiri. Berjaga-jagalah menghadapi kesan bahwa anda mengetahui semua.

5). Binalah kualitas sebagai orang menarik sehingga orang lain akan mendapatkan sesuatu yang berharga dari pergaulan mereka dengan anda.

6). Belajarlah mengeluarkan unsur yang mengg dari kepribadian anda.

7). Berusahalah dengan tulus untuk memperbaiki setiap setiap kesalah pahaman yang pernah anda pahami atau saa ini yang sedang anda rasakan. buanglah ganjalan yang ada pada diri anda.

8), Praktikanlah melakukan kebiasaan menyukai orang lain sampai anda melakukannya dengan kesungguhan.

9). Janganlah sekali-kali melewatkan kesempatan untuk mengucapkan kata pemberian selamat atas prestasi seseorang atau pernyataan simpati dalam kesedihan dan kekecewaan.

10). Berikan kekuatan spiritual kepada orang lain dan mereka akan benar-benar memberikan rasa sayang pada anda.

Selasa, 12 Juli 2011

Manajemen trainee dan personal brand


Pada waktu sekarang ini banyak dan bahkan semua perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang tepat untuk posisi penting sebagai manajerial. Tetapi, adanya fenomena karyawan yang sering loncat dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain membuat sebagian besar perusahaan tersebut mengalami kesulitan untuk memperoleh seorang manajer yang memang benar-benar mengerti tentang kondisi perusahaan. Bahkan, sepertinya investasi dalam bidang sumber daya manusia menjadi sia-sia karena hal itu.



Hal ini menyebabkan berbagai perusahaan melakukan sebuah terobosan baru untuk mendapatkan SDM yang tepat pada posisi manajerial. Program ini biasa disebut dengan management trainee. Tujuan management trainee sendiri adalah untuk mendapatkan pegawai yang benar-benar memiliki pengetahuan yang luas tentang kondisi perusahaan.



Jika kita mendengar sebuah program management trainee yang banyak digunakan sampai saat ini, maka persepsi kita akan membayangkan sebuah program karir jalan tol. Jalan tol disini adalah orang-orang yang ikut dalam program ini adalah orang-orang pilihan yang sengaja dipersiapkan untuk cepat mencapai posisi pimpinan perusahaan yang bersangkutan.



Pekerjaan bagi seorang management trainee tidak mudah, sebab mereka di pacu untuk dapat memahami kondisi perusahaan dalam waktu yang cepat. Pada umumnya mereka memulai karir dari bawah yaitu dari posisi staf, kemudian naik ke posisi supervisor, eksekutif, dan titik puncaknya pada posisi penting di perusahaan yaitu manajer.



Pertanyaan mendasarnya adalah sejauh mana kualifikasi calon MT agar mampu menjadi seorang MT yang memiliki kualitas bagi kebutuhan perusahaan? Sebab, tidak ada latar belakang pendidikan khusus untuk menjadi seorang MT. Tergantung perusahaan, posisi untuk bidang apa yang dibutuhkan.



Program management trainee adalah sebuah pengembangan untuk pegawai khusus yang masuk seleksi melalui sebuah jalur khusus. Walaupun khusus, tetapi mereka harus memiliki kriteria yang sangat tinggi, biasanya mereka yang memiliki indeks prestasi yang tinggi di atas 3.0, mereka juga harus memiliki pengalaman organisasi yang sangat baik dan juga penguasaan bahasa Inggris.



Hal ini akan berbeda para calon management trainee (MT) tidak memiliki minimum kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Padahal mereka nantinya wajib mempunyai gambaran yang sangat lengkap tentang segala macam proses perusahaan dijalankann. Mereka juga harus mengetahui tentang sistem yang bekerja dalam sebuah divisi dan bagaimana setiap bagian dibawahnya saling berhubungan. Mereka juga harus memiliki problem solving yang tinggi baik dalam hal perbaikan sebuah divisi, keterkaitan antar divisi atau bagian-bagiannya dan juga mana-mana yang mampu untuk bekerja sama. Misalnya pada perusahaan asuransi yaitu untuk mendapatkan pegawai yang market oriented, efisien, dan memiliki pengetahuan yang sangat luas mengenai core business perusahaan. Pegawai seperti ini harus di dapatkan dalam waktu singkat.



Melihat tujuan dari management trainee adalah untuk mendapatkan manajer yang memahami kondisi bisnis perusahaan. Maka diperlukan sebuah program pelatihan selama kurang lebih satu tahun hingga dua tahun, tergantung perusahaan yang bersangkutan, untuk belajar dan memahami potensi dari masing-masing calon MT agar mampu untuk menjalankan perannya setelah bekerja.



Kebutuhan training sangat penting bagi MT, sebab mereka harus memiliki kriteria strandar yang memang dibutuhkan oleh perusahaan baik secara knowledge, skill, dan psikologis, termasuk mengenali potensi, sikap, komunikasi, dan lain-lain.



Diharapkan dengan mengikuti program training, para kandidat MT dapat meningkatkan potensi dirinya, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi perusahaan dan menjalani profesinya sebagai seorang Management Trainee mulai dari level bawah sampai menduduki posisi manajerial di perusahaan.


Apa itu Personal Brand



Personal Branding adalah merupakan kunci untuk membangun dan menghasilkan jutaan orang-orang yang profesional. Personal brand digunakan sebagai alat untuk membentuk pandangan orang lain kepada diri anda. Apabila personal branding digunakan dengan benar, dengan kreativitas, perencanaan, dan konsistensi, maka dapat dipastikan anda akan memiliki suatu merek pribadi yang dapat membantu anda melakukan tiga hal:


(1) Membangun nama dan memberikan gambaran kepribadian anda pada orang lain, dimana dari kedua hal tersebut akan memberikan gambaran yang memang dibutuhkan dari anda. (2) Memberikan ketertarikan dan penjelasan yang lebih jelas dan bisa menguntungkan klien. (3)Membantu Anda mempertahankan klien anda, bahkan ketika bisnis sedang berjalan lambat bagi orang lain.



Anda tidak akan bisa bersaing dalam kompetisi yang ada dan berharap klien mengetuk pintu dan membayar anda. Perlu suatu kelebihan yang lebih menonjol dalam persaingan. Sehingga personal brand digunakan bukan sebagai gambaran seunik apa anda, tetapi siapa anda? Fokuslah pada “siapakah diri anda?”, dan biarkan klien anda menilai dan melihat siapa anda. Itulah bagaimana personal brand memberikan kelebihan bagi anda di mata klien.



Banyak sekali bidang profesional seperti kontraktor, dokter, akuntan, personal trainer, motivator, arsitek, konsultan, dan lain-lain, dari setiap bidang akan memiliki banyak tenaga profesional dan semua itu akan menjadi pesaing anda dalam perebutan kepercayaan dan penilaian klien terhadap anda. Jika anda menguasai suatu bidang keahlian, maka anda perlu personal brand untuk membuatnya lebih kuat di bandingkan dengan yang lain.



Anda adalah bisnis anda. Klien tidak melihat anda karena bentuk bisnis anda dan sebagus apa kantor anda, tetapi karena sesuatu yang lebih menarik mereka dan membuat mereka percaya pada kemampuan dan keahlian anda, kemudian mereka akan memilih untuk bekerja dengan anda. Permasalahannya adalah dikarenakan personal branding merupakan siapa diri anda, dan anda adalah bisnis anda sendiri, maka semua tergantung bagaimana anda mengelola dan menghabiskan banyak waktu untuk membangunnya.



Beberapa hal penting terkait dengan personal brand adalah:
Personal brand is you

Hal yang sangat perlu diperhatikan dalam membangun personal branding adalah “Personal Brand is you”, sehingga yang terpenting adalah memberikan gambaran pada klien atau orang lain tentang dua hal yaitu:


  1. Siapa diri anda
  2. Apa kemampuan anda


Personal branding anda adalah gambaran dan pikiran klien terhadap diri anda. Hal ini menggambarkan tentang nilai, kepribadian, keahlian, dan kualitas diri anda di bandingkan dengan competitors.

Personal brand is promise

Personal branding akan dapat menimbulkan suatu bentuk harapan dalam pikiran orang lain tentang apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka bekerja dengan Anda. Jika anda telah memiliki target pasar dalam personal branding, maka pasti akan ada promise yang anda berikan berdasarkan apa brand anda pada target pasar. Promise inilah yang harus anda penuhi pada target pasar agar mereka selalu ingin untuk bekerja bersama anda.



Personal brand is relationship
Personal brand adalah suatu hubungan yang dapat memberikan pengaruh pada klien atau prospek anda. Kemampuan dan penguasaan anda dalam suatu atribut akan mempengaruhi besarnya pengaruh yang bisa anda berikan pada mereka. Misalnya, jika ada teman baik anda mengatakan anda harus berhenti merokok karena hal ini dapat merusak kesehatan, tentu anda tidak akan mendengarnya. Berbeda jika seorang dokter spesialis yang mengatakannya langsung pada anda, maka anda akan menganggapnya hal ini merupakan masalah yang serius. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu disebabkan oleh adanya kekuasaan dan keahlian dalam bidang kesehatan bagi seorang dokter spesialis dibandingkan dengan teman anda.

Daftar Pustaka

Montoya, Peter. 2009. The Branding Called You. Mc Graw Hill




Selasa, 14 Juni 2011

Organisasi Muhammadiyah

Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.

Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan yang ekstrem.
Dalam pembentukannya, Muhammadiyah banyak merefleksikan kepada perintah-perintah Al Quran, diantaranya surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Ayat tersebut, menurut para tokoh Muhammadiyah, mengandung isyarat untuk bergeraknya umat dalam menjalankan dakwah Islam secara teorganisasi, umat yang bergerak, yang juga mengandung penegasan tentang hidup berorganisasi. Maka dalam butir ke-6 Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dinyatakan, melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi, yang mengandung makna pentingnya organisasi sebagai alat gerakan yang niscaya.
Sebagai dampak positif dari organisasi ini, kini telah banyak berdiri rumah sakit, panti asuhan, dan tempat pendidikan di seluruh Indonesia.
Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H).[1]
Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi hal-hal mistik. Kegiatan ini pada awalnya juga memiliki basis dakwah untuk wanita dan kaum muda berupa pengajian Sidratul Muntaha. Selain itu peran dalam pendidikan diwujudkan dalam pendirian sekolah dasar dan sekolah lanjutan, yang dikenal sebagai Hooge School Muhammadiyah dan selanjutnya berganti nama menjadi Kweek School Muhammadiyah (sekarang dikenal dengan Madrasah Mu'allimin _khusus laki-laki, yang bertempat di Patangpuluhan kecamatan Wirobrajan dan Mu'allimaat Muhammadiyah_khusus Perempuan, di Suronatan Yogyakarta).

Pada masa kepemimpinan Ahmad Dahlan (1912-1923), pengaruh Muhammadiyah terbatas di karesidenan-karesidenan seperti: Yogyakarta, Surakarta, Pekalongan, dan Pekajangan, daerah Pekalongan sekarang. Selain Yogya, cabang-cabang Muhammadiyah berdiri di kota-kota tersebut pada tahun 1922. Pada tahun 1925, Abdul Karim Amrullah membawa Muhammadiyah ke Sumatera Barat dengan membuka cabang di Sungai Batang, Agam. Dalam tempo yang relatif singkat, arus gelombang Muhammadiyah telah menyebar ke seluruh Sumatera Barat, dan dari daerah inilah kemudian Muhammadiyah bergerak ke seluruh Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Pada tahun 1938, Muhammadiyah telah tersebar keseluruh Indonesia.

Organisasi

Kantor pengurus pusat Muhammadiyah awalnya berada di Yogyakarta. Namun pada tahun 1970, komite-komite pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan berpindah ke kantor di ibukota Jakarta.
Struktur Pimpinan Pusat Muhammadiyah terdiri dari lima orang Penasehat, seorang Ketua Umum yang dibantu tujuh orang Ketua lainnya, seorang Sekretaris Umum dengan dua anggota, seorang Bendahara Umum dengan seorang anggotanya.
Muhammadiyah juga memiliki beberapa organisasi otonom Muhammadiyah, yaitu:
pimpinan

No Nama Awal Jabatan Akhir Jabatan
1 KH Ahmad Dahlan 1912 1923
2 KH Ibrahim 1923 1932
3 KH Hisyam 1932 1936
4 KH Mas Mansur 1936 1942
5 Ki Bagoes Hadikoesoemo 1942 1953
6 Buya AR Sutan Mansur 1953 1959
7 KH M Yunus Anis 1959 1962
8 KH Ahmad Badawi 1962 1968
9 KH Faqih Usman 1968 1971
10 KH AR Fachruddin
1971 1990
11 KH A Azhar Basyir 1990 1995
12 Prof Dr H Amien Rais 1995 2000
13 Prof Dr H Ahmad Syafi'i Ma'arif
2000 2005
14 Prof Dr H Din Syamsuddin 2005 2010
15 Prof Dr H Din Syamsuddin 2010 2015

Sumber : wikipedia

Jumat, 06 Mei 2011

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik

Tokoh tertinggi Freemasonry dari Lodge of London sebelum menandatangani dekrasi kemerdekaan Amerika pada tahun 1776, George Washington, pernah berkata, “Cara terbaik menyembunyikan rahasia adalah dengan meletakkannya di tempat umum…” Apa yang dikatakan Bapak Kemerdekaan Amerika ini memang benar. Mungkin juga dia terinspirasi dari pandangan ahli strategi perang asal Cina, Sun Tzu, yang berucap, “Persembunyian yang paling aman adalah di tempat yang paling terang.”

Ya, sesuatu yang paling tak terduga pihak lawan adalah cara yang paling lazim dilakukan orang untuk mencari aman dan akhirnya menang. Itu pula yang mengilhami Hitler yang kemudian menyusun konsep Blitzkrieg atau serangan dadakan yang nyaris menaklukkan seluruh Eropa. Atau yang dilakukan pesilat dengan jurus-jurus kembangannya.

Memahami hal ini dan menghubungkannya dengan fenomena tersembunyi yang banyak terdapat di berbagai gedung dan area publik, setidaknya menarik untuk dikaji. Apalagi hal ini terkait dengan penggunaan simbol-simbol. Profesor Robert Langdon, karakter utama Dan Brown dalam “The Da Vinci Code” berkata, “Simbol adalah bahasa universal, dan simbol adalah bahasa rahasia yang sudah berumur sangat tua…”
Image
Nah, lantas mengapa Markas Besar Uni Eropa dibuat mirip dengan simbol Menara Babel? Mengapa markas besar angkatan bersenjata Amerika dibuat mengikut simbol Pentagon? Dan mengapa pula Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang pun ikut-ikutan berbentuk Pentagon? Ini adalah sedikit dari apa yang akan kita bahas.
Pentagram dan Tabung Erlenmeyer di Cikarang
Ada langkah sederhana. Bukalah Google Earth. Lalu ketikkan “Cikarang, Bekasi, Indonesia”. Jika bola dunia yang ada di layar telah memperlihatkan lanskap Cikarang, dekatkan sampai dengan jarak elev.214 ft. Perhatikan baik-baik, dari arah pintu keluar Tol Cikarang Pusat, terus ke selatan melewati kompleks perumahan Delta Mas, dan Anda akan menemukan sebuah struktur kompleks bangunan berbentuk Pentagram dilihat dari atas, sama sebangun dengan bentuk Pentagon, Markas Besar Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.
Image
Anda heran? Saya pun heran. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jangan berhenti, teruslah bergerak. Sekarang menyusur ke sebelah tenggaranya. Tetap pertahankan ketinggian di elev 214 ft. Atau agar tidak sulit “ambil” penggaris yang disediakan di atas Google Earth dan rentangkan sejauh 7,11 kilometer dari ‘Pentagon from Cikarang’ tersebut.
Image
Kalau Anda jeli, Anda akan melihat struktur bangunan yang sangat mirip dengan Tabung atau Labu Erlenmeyer. Sebuah tabung yang lazim terdapat di laboratorium, yang berfungsi untuk menampung larutan, bahan, atau cairan. Labu Erlenmeyer dapat digunakan untuk meracik dan menghomogenkan bahan-bahan komposisi media, menampung akuades, kultivasi mikroba dalam kultur cair, dan lain-lainnya.
Mengapa ada simbol dunia medis di dalam struktur bangunan di tenggara ‘Pentagram from Cikarang’ tersebut? Saya juga belum bisa memastikannya.
Image
Setelah melihat fakta di atas, mari kita kaji bersama-sama simbol tersebut. Yang pertama adalah Pentagon atau dalam bentuk yang lain juga Pentagram. Wikipedia menulis, “Pentagram digunakan secara simbolis pada masa Yunani kuno dan Babilonia. Pentagram dihubungkan dengan dunia sihir, dan banyak orang yang mempunyai kepercayaan paganisme mengenakan kalung berbentuk pentagram. Agama Kristen pernah menggunakan pentagram dengan umum untuk melambangkan lima luka Yesus, namun umat Kristen saat ini mengaitkan bentuk tersebut dengan Setan…”
Lalu ditambahkan oleh WIkipedia, “…Para pemercaya Setan menggunakan pentagram Pythagoras (satu ujung mengarah ke bawah) yang digambarkan menyentuh sebuah lingkaran ganda, dengan kepala Baphomet dalam pentagram tersebut. Mereka menggunakannya seperti Pythagoras, namun huruf-huruf Yunani yang digunakan Pythagoras biasanya digantikan huruf-huruf Ibrani ????? yang membentuk nama Leviathan.”
Image
Jadi jelas, Pentagon atau Pentagram merupakan simbol yang berhubungan dengan simbol Kepala Baphomet atau The Satanic Goat atau Lucifer itu sendiri. Mengapa struktur bangunan Pemerintahan Pusat Kabupaten Bekasi di Cikarang itu berbentuk The Satanic Goat? Mungkin Sa’adudin, orang nomor satu di wilayah itu punya jawabannya. Bentuk Pentagon (a.k.a Pentagram Baphomet) yang diadopsi oleh struktur bangunan markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat dan juga oleh bangunan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang, merupakan contoh kecil adanya rekayasa penyusupan The Satanic Symbol di dalam gedung-gedung modern.

Istilah “penyusupan” sesungguhnya tidak tepat karena upaya tersebut dilakukan dengan sadar, direncanakan, dan terang-terangan. Adalah mustahil jika ada yang mengatakan hal itu hanya kebetulan belaka.
Hal-hal yang serupa juga terjadi pada banyak bangunan lain di seluruh dunia, juga pada struktur atau desain sebuah kota, jalan raya, persimpangan, dan sebagainya. Tidak saja desain Washington DC yang sudah diketahui banyak orang memiliki banyak struktur Kabbalis, namun juga Jakarta.
Dua struktur Kabbalis di dalam arsitektur kota Jakarta yang sampai hari ini bisa kita lihat ada di pusat wilayah elit Menteng, di seputaran Taman Suropati, dan yang kedua adalah Bundaran Hotel Indonesia yang juga merupakan salah satu gerbang wilayah Menteng.

Kepala Baphomet di Pusat Menteng
Ada cara mudah untuk melihat bukti adanya struktur simbol Kepala Kambing Iblis Baphomet di seputaran Taman Suropati. Ambil saja atlas Kota Jakarta, lalu tandai lokasi Taman Suropati. Putar atlas tersebut seratus delapan puluh derajat. Arah Utara yang biasanya berada di atas, menjadi di bawah. Nah, sekarang lihat baik-baik seputaran Taman Suropati tersebut.

Perhatikan: Jalan Untung Suropati (bagian bawah), Jalan Sunda Kelapa (bagian atas), Jalan Madiun dan Banyumas (tanduk kanan), serta Jalan Subang dan Cimahi (tanduk kiri). Letak jalan ini tidak pernah berubah sejak awal dibangunnya “Kota Menteng” oleh VOC hingga sekarang.

Dan yang menariknya lagi, tepat dibagian “otak kepala kambing” tersebut berdiri Gedung Bappenas. Gedung kuno bekas Loji Bintang Timur, markas besar gerakan Freemasonry Hindia Belanda. Gedung ini sampai sekarang menyimpan misteri sejarah, demikian pengakuan jujur Romo Adolf Heuken, SJ, di dalam bukunya “Menteng, ‘Kota Taman’ Pertama di Indonesia” (bersama Grace Pamungkas ST, 2001, hal.72-73).
Sejarah Wilayah Menteng
ImageMenteng merupakan sentrum dari Batavia setelah diperluas. Kota Batavia awalnya berada di pesisir utara dengan bentuk sebuah kota benteng, lalu melebar ke wilayah yang sekarang kita kenal sebagai Stadhuis (Sekarang populer disebut Museum Fatahillah).

Kian lama pendatang dari Belanda dan juga Eropa kian banyak datang ke Batavia, lalu ada serangan wabah penyakit di Batavia lama, maka pemerintah Hindia Belanda pun memperluas kota ini ke selatan, menjauhi Batavia Lama dengan membangun wilayah yang sekarang berada di sekitar Monas, yang dulu bernama Koningsplein.

Memasuki abad ke-20 Masehi, Koningsplein sudah dianggap padat, sehingga dibangunlah wilayah di selatannya lagi, yakni di Menteng. Menteng modern pertama kali dibangun di awal abad ke-20 Masehi oleh Pemerintah Kota Praja Hindia Belanda.

Awalnya Kota Praja menyetujui rancangan PAJ. Moojen, seorang arsitek Belanda didikan Belgia yang merancang suatu bentuk radial pada kawasan tersebut, dengan pusatnya berada di sebuah tanah lapang yang sekarang disebut Taman Suropati.

Bentuknya seperti sebuah lingkaran, lengkap dengan sulur-sulur jalan dan pertemuan-pertemuannya yang seluruhnya berporos pada tanah lapang itu yang kemudian oleh Kota Praja dinamakan sebagai Burgemeester Bisschopplein, sebagai bentuk penghormatan pada Walikota Batavia pertama tahun 1916-1920, General Governor Meneer Bisschop, yang juga salah seorang petinggi Masonry.

Dalam rancangan Moojen, belum ada niatan untuk mendirikan Adhucstat Logegebouw di selatan Taman Suropati. Pola rancang Menteng dari Moojen yang dibuat pada tahun 1910 baru disetujui Kota Praja dua tahun setelahnya.

Rancangan Moojen ini di kemudian hari ternyata dianggap banyak membawa masalah, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas. Banyak pertemuan jalan dengan sudut yang tajam, seperti di per’enam’an (!) jalan-jalan Cokroaminoto—Sam Ratulangi—Gereja Theresia—Yusuf Adiwinata.

Sebab itu, Kota Praja berencana untuk ‘memoles’ Menteng lebih indah lagi dan tentu saja mengurangi kesulitan yang ditimbulkan oleh rancangan yang pertama. Maka di tahun 1918 Kota Praja memanggil Ir. F.J. Kubatz untuk ditugasi hal tersebut yang dibantu oleh Ir. J.F. Van Hoytema, Ir. F.J.L. Ghijsels, dan H. Von Essen.

Oleh Kubatz dan kawan-kawan, gaya radial Moojen tidak sepenuhnya dipapas, namun diperlembut di sana-sini. Sentrum Menteng tetap di Burgemeester Bisschopplein. Hanya saja, jika Moojen merancang sentrum tersebut benar-benar bulat, maka oleh Kubatz diubah sedikit. Di bagian selatan Burgemeester Bisschopplein dibuat menjadi lebih datar. Jadi, dilihat dari udara, seputar taman ini seperti sebuah kubah dengan bagian utara sebagai kubah dan bagian selatan sebagai dasarnya.

Salah satu rekan Kubatz, Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels, pada 1916 mendirikan biro arsitek dan kontraktor AIA (Algemen Ingenieurs en Architecten Bureau) yang kemudian menjadi terkenal. Sembilan tahun kemudian, AIA ikutan proyek pembangunan Adhucstat Logegebouw dan juga Gereja Paulus di sebelah Baratnya.

Pembangunan Adhucstat Logegebouw atau yang kini kita kenal sebagai Gedung Bappenas, menimbulkan banyak kontroversi. Catatan resmi menyebutkan jika gedung tersebut mulai dibangun pada tahun 1925 dengan bentuk yang sungguh-sungguh berbeda dengan vegetasi sekitar. Bentuk bangunannya mirip dengan benteng dengan sisi kanan dan sisi kirinya berbentuk kaku-persegi serta menjorok ke depan sedikit.
Namun sebuah foto yang diambil di awal 1920-an menggambarkan jika gedung tersebut awalnya menunjukkan pengaruh klasisisme yang kuat dengan empat pilar utama yang tinggi di beranda depan, lengkap dengan atap berbentuk piramida seperti jenis bangunan klasisisme lainnya, serta bentuk kiri dan kanan bangunan yang persegi namun sepertinya tidak terlalu dominan.

Salah satu contoh bangunan bergaya klasisme adalah Gedung Pancasila yang dekat Lapangan Banteng atau pun Gedung Museum Gajah di Medan Merdeka Barat. Perubahan bentuk dari awal tahun 1920-an hingga dianggap “dibangun kembali” pada 1925, sampai sekarang masih menjadi bahan penyelidikan para pengamat arsitektur gedung-gedung bersejarah. Misterius, memang. Belum lagi kegiatan persaudaraan rahasia di dalamnya. Adolf Heuken, SJ, merupakan seorang peneliti Jerman yang sangat intens meneliti manuskrip-manuskrip kuno tentang Batavia. Sejumlah hasil penelitiannya sudah dibukukan. Salah satunya tentang Menteng. Dalam buku “Menteng, ‘Kota Taman’ Pertama di Indonesia” (bersama Grace Pamungkas ST, 2001, hal.72-73), Heuken menyatakan jika Gedung Vrijmetselarij (Freemasonry) di pusat Menteng masih menyimpan misteri hingga saat ini.

Pernah Dikenal Sebagai Rumah Setan
Di masa Batavia, Loji Bintang Timur yang sekarang dikenal sebagai Gedung Bappenas dinamakan Adhucstat. Gedung ini dirancang Ir. N.E. Burkoven Jaspers. Adhucstat memiliki arti sebagai “Kami Masih Berdiri di Sini”. Setelah selesai dibangun pada 1934, gedung ini langsung difungsikan sesuai dengan perencanaan semula, yakni sebagai Loji atau markas persaudaraan Mason Bebas Hindia Belanda.

Sebelumnya, para Mason ini mengunakan Loji De Ster in het Oosten atau Loji Bintang Timur yang berdiri di Vrijmetselaarsweg atau Jalan Freemasonry—nama jalan itu sekarang menjadi Jalan Budi Utomo, sebuah perkumpulan priyayi Jawa-Madura yang dekat hubungannya dengan Tarekat Mason Bebas. Setelah Adhucstat rampung, tokoh-tokoh Mason ini pindah ke gedung yang baru di pusat wilayah Menteng tersebut.
Sebab itu, Adhucstat Logegebouw ini juga dikenal dengan nama Loji Bintang Timur yang baru (The Nieuw De Ster in het Oosten Loge). Ritual pemanggilan arwah sebagai ritual utama para Mason mulai saat itu dilakukan di lantai bawah Adhucstat. Tentunya secara diam-diam. Namun lama-kelamaan hal yang ganjil tersebut akhirnya terendus orang luar dan menyebar dengan cepat bagaikan wabah penyakit. Orang pribumi menyebut Adhucstat sebagai “Rumah Setan”, sebutan yang sama yang dipakai para pribumi untuk loji-loji Mason lainnya di seluruh Hindia Belanda ketika itu.

Pada zaman pendudukan Jepang di Jakarta, aktivitas persaudaraan Mason Hindia Belanda sempat berhenti. Oleh Jepang, nama-nama Belanda untuk kota, gedung, dan sebagainya dihapus dan digantikan dengan nama Indonesia, seperti: Batavia diubah menjadi Jakarta, Buitenzorg jadi Bogor, Cherebon jadi Cirebon, Meester Cornelis jadi Jatinegara, dan Burgemeester Bisschopplein menjadi Taman Suropati. Namun ketika Jepang kalah dan Belanda kembali menancapkan kukunya di Indonesia, aktivitas Freemasonry kembali hidup, bahkan hingga ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1949. Ini bisa terjadi karena anggota dan tokoh Vrijmetselaren bukan saja orang Belanda dan Eropa, namun juga tokoh-tokoh Indonesia sendiri.
Namun yang namanya bangkai tetap saja tercium bau busuknya walau ditutup rapat. Ritual Freemasonry yang sering melakukan pemanggilan arwah orang mati terdengar warga Jakarta dan menyebar dengan cepat menjadi desas-desus. Warga Jakarta yang religius merasa terganggu dan mendesak Soekarno agar menyelidiki hal itu.

Akhirnya pada awal Maret 1950, Soekarno memanggil Suhu Agung Freemasonry Indonesia ke Istana Merdeka untuk dimintakan klarifikasi. Grandmaster Mason Indonesia itu tentu membantah semua tuduhan. Namun sepuluh tahun kemudian, pada 27 Februari 1961, Soekarno melarang dan membubarkan Vrijmetselaren-Loge (Loge Agung Indonesia), Moral Re-Armament Movement, dan Ancient Mystical Organization of Rucen-Cruisers (Amorc) secara resmi lewat Lembaran Negara RI Nomor 18/1961. Setahun kemudian, keputusan ini dipertegas dengan Keppres nomor 264/1962 yang melarang organisasi-organisasi tersebut, juga pelarangan terhadap Baha’iyyah. Semua aset berupa gedung dan sebagainya disita negara.
Image
Di masa Soeharto berkuasa, ‘Rumah Setan’ itu sempat dipakai buat mengadili tokoh-tokoh sipil dan militer yang dituding tersangkut kasus pembunuhan para jenderal tahun 1965. Setelah itu bekas Adhucstat Logegebouw ini oleh Orde Baru (The New Order) difungsikan sebagai kantor Bappenas, sebuah badan pemerintah yang bertugas merencanakan dan menentukan arah pembangunan di negeri ini. Sebuah tugas yang persis sama dengan akar para Mason itu sendiri.

Mata Horus, Tema Illuminaty, dan Bundaran Hotel Indonesia
Di zaman VOC, pintu gerbang Menteng ada di seputaran Gondangdia, dekat Masjid Cut Meutiah sekarang. Namun di zaman Orde Baru, pintu gerbangnya ‘dipindahkan’, bukan lagi di utara tapi di sebelah baratnya, yaitu Bundaran Hotel Indonesia.

Bundaran Hotel Indonesia atau yang biasa disingkat menjadi Bundaran HI, lengkap dengan air mancur dan Tugu Selamat Datang-nya, merupakan salah satu proyek Soekarno yang dibangun pada tahun 1960-an untuk menyambut kedatangan atlet Asian Games yang akan berlaga di Jakarta. Di zaman Gubernur Ali Sadikin, Bundaran HI dijadikan lokasi dilangsungkannya malam muda-mudi pada setiap malam pergantian tahun, di mana sejumlah panggung hiburan rakyat didirikan dan warga Jakarta dan sekitarnya tumpah ruah di sana.
Paska zaman Suharto, bundaran Hotel Indonesia malah kerap dijadikan panggung demonstrasi oleh berbagai elemen massa dan berbagai kepentingan. Selain itu, sejumlah bangunan dan situs bersejarah yang ada di Jakarta juga rusak ketika gelombang unjuk rasa besar-besaran terjadi sepanjang Mei 1998. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mencanangkan gerakan rehabilitasi Jakarta agar kembali menjadi kota yang rapi dan besar, seperti ibukota negara lainnya.

Salah satu proyeknya, di tahun 2001, adalah merehabilitasi Bundaran Hotel Indonesia, lengkap dengan air mancur dan patung Tugu Selamat Datangnya, agar kembali menjadi salah satu ikon Jakarta yang cantik selain Monas. Namun anehnya, program rehabilitasi air mancur itu bernuansa Luciferistik “CAHAYA”, yakni, “Membangun Kebanggaan Nasional Melalui Pencahayaan”. Entah kebetulan atau tidak, kontraktor yang ditunjuk pun General Electric (GE). GE merupakan perusahaan yang juga bertanggungjawab atas tata cahaya Patung Liberty di Washington DC dan Chain Bridge di Hongaria. Di Jawa Tengah, GE menangani tata cahaya Candi Prambanan.

Profesor Nick Turse dalam “The Complex” (2009) menulis, “GE adalah salah satu perusahaan Amerika yang dekat dengan industri perang Pentagon. Sejak tahun 1957 hingga 1961, GE bahkan termasuk dalam lima besar kontraktor militer Pentagon di samping General Dynamics, Boeing, Lockheed, dan North American Aviation. Sejak 2006, GE telah meluncur turun ke urutan empatbelas terbesar. Walau demikian, nila laba yang diperoleh GE di tahun itu masih sangat besar, tidak kurang dari $ 2,3 miliar dari Departemen Pertahanan AS, dengan mengerjakan sistem persenjataan untuk Helikopter tempur Hawk UH-60 dan pesawat multiguna F/A-18 Hornet. Keduanya digunakan di Irak.”

Tema “CAHAYA” dalam proyek rehab Bundaran HI, dalam bahasa latin disebut dengan nama “Lucifer”.
Ini sama sekali tidak terkait dengan apa yang dinamakan Triskadekaiphobia atau “Ketakutan yang tak beralasan terhadap angka 13”. Dalam kepercayaan Talmudian, yang bersumber pada ajaran Kabbalah yang merupakan campuran antara ilmu perbintangan, ilmu sihir zaman Firaun dan Raja Nimrodz, dan paganisme lainnya, angka 13 menempati kedudukan yang terhormat, dianggap sebagai angka mulia dan suci. Kaum Yahudi sebagai kaum Talmudian mempercayai ini sejak lama dan terus dipelihara dari generasi ke generasi sampai sekarang.

Kaum Kabbalis selalu menyisipkan angka suci mereka ini ke dalam berbagai karyanya. Antara lain bisa dilihat pada jumlah kartu remi (As, angka 2 sampai 10, Jack, Queen, dan King), jumlah kartu tarot, Yesus dengan ke-12 muridnya, Puteri Salju dengan 12 Kurcaci, Matahari yang dikelilingi 12 Zodiak atau rasi bintang, jumlah susunan batu di dalam piramida Illuminati seperti yang tertera di dalam lembaran uang kertas One Dollar, berbagai bagian dari burung elang simbol negara Amerika, simbol berbagai perusahaan yang berafiliasi dengan mereka (salah satunya simbol perusahaan makan cepat saji paling tersohor dunia), dan lain sebagainya.

Dalam arsitektur bangunan yang mereka buat, kaum Kabbalis ini menyisipkan angka 13 ke dalam bagian demi bagiannya, bisa berupa ukiran, pahatan, jumlah anak tangga, luas tanah, tinggi pintu utama atau tinggi pilar bangunan, jumlah batu pada dinding atau pintu utama, dan lain sebagainya.

Kenyataan ini bisa dengan sangat mudah kita jumpai di dalam arsitektur Stadhuis atau yang sekarang lebih populer dengan sebutan Gedung Museum Fatahillah yang terletak di Kawasan Jakarta Kota. Gedung pusat pemerintahan Batavia yang dibangun para Mason ini mengandung banyak angka 13 yang diselipkan ke dalam susunan “batu Istana Dam” yang ditanam di pelataran depan bagian kanan tangga utama dan diberi bingkai alumunium (ada 13 susunan dari atas ke bawah), lalu ada 13 batu yang disusun melengkung di atas gerbang utama gedung ini di mana sebuah batu kunci (Key Stone) menjadi pusatnya, kemudian di tengah Key Stone tersebut ada sebuah pahatan bunga mawar (Rosicrusian, sebuah persaudaraan Kabbalis juga) di mana kelopak dan bagian tengah bunga juga berjumlah 13, lalu jumlah batangan kayu yang menyangga bagian atas pintu gerbang utama juga ada 13 buah, dan yang menarik adalah luas keseluruhan areal Stadhuis yang ternyata juga 13.000 meter persegi. Terlalu naif bila hal ini dianggap sebagai sebuah kebetulan belaka.

Gedung Legislatif Manitoba Kanada
Janganlah kita membahas Washington DC beserta berbagai monumen dan gedungnya yang sudah dikenal seantero dunia sebagai kota dan gedung-gedung Masonik. Ada yang menarik selain Washington DC, yakni Gedung Legislatif di Manitoba, Kanada.

Manitoba adalah nama salah satu provinsi Kanada. Lokasinya membentang di tengah-tengah negara tersebut. Manitoba adalah provinsi ke-6 terbesar dengan luas wilayah 647.797 km², yang menurut sensus kependudukan tahun 2001 dihuni oleh 1.150.000 jiwa. Ini adalah kota terpadat ke-5 di Kanada. Pusat pemerintahannya terletak di Winnipeg. Pemimpin pemerintahannya dikenal dengan panggilan Premier. Ada juga Gubernur Letnan yang mewakili Ratu. Manitoba menjadi bagian Kanada pada 12 Mei 1870.
Kota yang nyaris seluas metropolitan Jakarta ini memiliki sebuah gedung megah tempat para wakil penduduk kota berkumpul dan merancang undang-undang. Sebut saja gedung itu sebagai Gedung Legislatif Manitoba (GLM). GLM merupakan sebuah gedung besar, megah, dan jika malam bermandikan cahaya lampu yang keseluruhan arsitekturnya berpedoman pada prinsip-prinsip arsitektur Masonik.

Awalnya banyak yang tidak menyadari hal ini, namun sejak tahun 2006, berita ini menjadi topik hangat di berbagai media massa lokal di sana, antara lain Winnipeg Free Press. Mereka menulis jika hal tersebut, kesempurnaan arsitektural Masonik yang disusupkan ke dalam GLM, merupakan sebuah temuan besar dan mengejutkan.

Apa aspek yang paling menarik dari GLM? Profesor Frank Albo dari Universitas of Winnipeg menemukan jika seluruh bangunan GLM secara proporsional sama sebangun dengan Solomon Temple (Haikal Solomon) yang asli yang pernah berdiri di Yerusalem. Haikal Solomon dibangun pada sekitar abad ke-10 SM, dan akhirnya diruntuhkan Nebukadnezar dari Babylonia pada tahun 586 SM. Lalu Kuil Kedua dibangun empat ratus tahun kemudian di lokasi yang sama persis seperti yang pertama. Kuil yang kedua ini pun dihancurkan oleh Titus, Kaisar Romawi yang menyerbu Yerusalem.

Profesor Frank Albo memaparkan, begitu Anda masuk GLM dari depan, Anda akan memasuki sebuah ruang besar yang merupakan persegi yang sempurna, yang masing-masing luasnya 66,6 meter. Ini adalah simbolisasi angka okultis 666 yang disebut oleh Cornelius Agrippa sebagai “De occulta philosophia” atau Filosofi Okultis. Dalam kitab suci Kristen (Injil Wahyu 13), angka 666 diidentikkan dengan tanda Dajjal (The Beast) yang turun di akhir zaman.

Selain itu ada simbolisasi angka 13 juga di sini. Begitu kita memasuki GLM, kita juga akan disambut dua patung banteng besar berwarna hitam yang mengapit sebuah tangga lebar dan panjang, yang dibagi menjadi tiga buah bagian. Hitunglah undakan tangga itu, maka akan kita dapati ada 13 undakan di tiap-tiap bagiannya. Di ujung tangga kita akan sampai pada pilar kembar Masonik, sebagaimana simbolisasi Menara Kembar WTC.

Patung banteng itu sendiri dikatakan sebagai simbolisasi penangkal pengaruh jahat dari luar. Namun sebagian kalangan yakin jika banteng tersebut erat kaitannya dengan patung yang dibuat Samiri ketika kaum Yahudi ditinggalkan Musa di Bukit Thursina. Inilah sesembahan kaum Talmudian.

Lalu di puncak kubah GLM, terdapat patung Hermes. Sosok patung yang sama seperti yang sekarang ada di tengah halaman belakang Museum Fatahilah Jakarta. Hermes menempati posisi yang sangat dihormati kaum Kabbalis karena dia dipercaya sebagai penulis inisiasi ritual Masonik pertama di dunia.

Sumber : eramuslim.com

Protokol Zionis

Berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.

  1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
  2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
  3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
  4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
  5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
  6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
  7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
  8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
  9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
  10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
  11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
  12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
  13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.
  14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
  15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
  16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
  17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
  18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.
  19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
  20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
  21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
  22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
  23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
  24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
  25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya

“SECRET ORDER OF THE BAVARIAN ILLUMINATI

Adam Weishaupt memperoleh pendidikannya dari sebuah monasteri Jesuit yang akhirnya ia menjadi seorang profesor hukum gereja. Bertahun-tahun ia menemukan berbagai masalah dengan pandangan-pandangan Katholik dan kemudian ia menjadi murid pribadi Mendelssohn, seorang filosof Yahudi yang menjadikannya mengikuti faham Gnostik.

Pada tahun 1770 Weishaupt dihubungi oleh Rothschild, lintah darat, untuk mendirikan the “SECRET ORDER OF THE BAVARIAN ILLUMINATI” atas namanya di Ingolstadt.
Bavarian Illuminati yang didirikan Weishaupt jangan dirancukan dengan the “Illuminati”, kelompok yang sudah dibahas sebelumnya. Illuminati yang sebenarnya – seperti sudah disebutkan – diinfiltrasi the “BROTHERHOOD OF THE SNAKE” di Mesopotamia dan mereka tidak pernah tampil di depan umum atas nama mereka atau pun perorangan. Di dalam buku ini kita menggunakan nama Illuminati, yang dimaksud adalah menunjuk kepada sekelompok orang yang melakukan aktivitasnya di belakang layar.

Adam Weishaupt memakai nama yang sama untuk ordonya yang tujuannya mempunyai kemiripan dengan the Illuminati (mungkin untuk mengacaukan peneliti dikemudian hari dengan kelompok yang namanya muncul di muka umum). Untuk menghindari kebingungan Saya akan menyebut kelompoknya Weishaupt dengan “Bavarian Illuminati “

Bavarian Illuminati diatur secara sitematis menyerupai lingkaran dalam lingkaran (seperti bawang). Ketika kapasitas anggotanya telah terbukti dalam menjaga kerahasiaan, mereka akan diterima ke lingkungan yang lebih dalam kerahasiaannya. Hanya bagi mereka yang berada di lingkaran terdalam mengetahui tujuan sebenarnya dari Bavarian Illuminati. Dikatakan kepada anggota-anggota tingkat bawah bahwa tidak ada derajat yang lebih tinggi dan identitas the Grand Masters tidak diungkapkan, seperti di dalam ordo the “Strict Observance”. Bavarian Illuminati dibagi ke dalam 13 derajat, 13 tingkat piramid Illuminati seperti tergambar dalam mata uang satu dollar Amerika Serikat.

Sistem uji untuk mendeteksi kelemahan anggotanya yang sudah mencapai gelar “Patriarch”, dalam memata-matai dan melaporkan mencontoh Jesuit. Kebijaksanaan ini membolehkan kepada ordo untuk menempatkan Patriach dalam posisi, yang menurut bakatnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Penolakan juga merupakan salah satu cara, untuk menjamin bahwa tidak seorang Patriach pun akan menentang ordo. Weishaupt berhasil menemukan orang-orang cemerlang dalam karirnya dari kalangan keuangan, industri, pendidikan dan kesusastraan untuk menjadi anggota Bavarian Illuminati. Dia menggunakan suap dengan uang dan sex untuk melakukan kontrol terhadap mereka yang sudah menduduki jabatan tinggi.

Segera setelah mencapai hal ini, Weishaupt menggunakan pemerasan untuk meyakinkan bahwa dia tetap dapat mengontrol orang-orang terkemuka yang bernasib malang ini. Bavarian Illuminati kemudian mulai memiliki adepts (tingkat lebih tinggi) yang memberikan saran kepada orang-orang yang menjabat dalam pemerintahan, tentunya dilakukan dari belakang layar. Ahli-ahli ini tahu bagaimana memberikan saran kepada politisi dengan caranya sehingga mereka menerima sebuah saran kebijaksanaan yang sudah direkayasa sedemikian rupa cerdiknya, dimana politisi yang menerima saran merasa seolah-olah dia sendiri yang memikirkan ide-idenya.

Alasan mengungkapkan terhadap keberadaan Bavarian Illuminati adalah untuk memberantas lingkungan masyarakat yang sudah rusak dan mengerikan agar dapat mengembalikan manusia ke lingkungan alamnya yang bahagia. Sejak hal ini dimaksudkan untuk menggulingkan Kerajaan maupun Gereja, mereka menciptakan sendiri musuhnya yang berbahaya. Dan sekali lagi bahwa jelas kerahasiaan merupakan sarana terbaik bagi mereka.

Sebuah dokumen yang dikenal dengan nama THE NEW TESTAMENT OF SATAN memperlihatkan bagaimana ideologi Illuminati Weishaupt yang dikehendakinya. Dokumen tersebut dijaga secara ketat oleh Bavarian Illuminati, dan Saya menggunakannya disini karena banyak orang masih meragukan keaslian the Protocols of the Elders of Zion. Mungkin pembaca akan lebih mudah untuk menerima rencana dan prinsip aksi mereka bila tidak ada kata “Yahudi’. Dokumen tersebut baru diketahui ketika pada tahun 1875 seorang kurir yang ditugaskan ke Paris disambar halilintar dan informasi mengenai rencana konspirasi sedunia yang dibawanya disita dan diungkapkan ke muka umum.

Didalam dokumen tersebut dinyatakan: “bahwa rahasia pertama adalah mengarahkan rakyat mengontrol pendapat umum dengan menebarkan perselisihan, keraguan dan pandangan yang saling berlawanan hingga rakyat tidak lagi dapat menemukan jalan keluar dalam kebingungannya, kemudian diyakinkan bahwa lebih baik untuk tidak mempunyai pendapat pribadi dalam hukum nasional.

Ke dalam masayarakat harus dihembus-hembuskan, nafsu syahwat kedunguan, ketololan, dibuat tulisan-tulisan menjijikan. Ini merupakan tugas pers untuk menyebarluaskannya dan untuk membeberkan ketidak mampuan non-Illuminati dalam menangani berbagai masalah kehidupan bernegara dan dalam masalah kehidupan beragama.

Rahasia kedua mengangkat kelemahan rakyat, semua kebiasaan buruknya, hawa-nafsu dan kesalahan-kesalahannya ketingkat ekstrim sehingga mereka tidak faham lagi satu sama lain.

Kekuatan tokoh harus diperangi, supaya tidak ada lagi bahaya untuk Illuminati. Bila diberkati dengan kekuatan spiritual yang kreatif, hal itu akan mempengaruhi jutaan orang. Semua orang harus diletihkan dengan kecemburuan atau iri-dengki, kebencian, kejahatan dan perang, mencabut hak-haknya, rekayasa kelaparan dan menyebarkan penyakit menular (seperti AIDS) sampai mereka melihat tidak ada jalam keluar kecuali dengan tunduk sepenuhnya kepada penguasa Illuminati.

Jika sebuah negara melemah karena perubahan radikal dari dalam atau karena perang saudara dan jatuh di bawah kontrol musuhnya dari luar, maka jelas itu sebuah malapetaka, maka negara itu berada di bawah kekuasaan kita. Rakyat akan terbiasa menilai dari apa yang kelihatan di depan matanya, kita isi dengan kedangkalan, mereka hanya mengejar setelah tahu kesenangannya, kita lelahkan mereka dalam obsesi yang terus-menerus dengan hal-hal yang baru, pada akhirnya mereka akan memastikan mengikuti Illuminati dengan mengorbankan rakyat untuk ketaatan dan perhatiannya. Melalui demoralisasi masyarakat, rakyat akan kehilangan keyakinannya kepada Tuhan. Dengan bekerja secara terperinci, baik melalui lisan maupun tulisan rakyat akan dipimpin sesuai dengan harapan Illuminati
Image 
Dengan instruksi visual rakyat harus dihentikan dari berpikir untuk dirinya sendiri dan memanfaatkan kekuatan mental yang ada untuk melawan bayangan retorika kosong. Pikiran liberal partai harus dihasut oleh orator Illuminati hingga rakyat tidak berminat sampai lelah dan mulai tidak menyukai pembicara dalam setiap kesempatan. Sebaliknya ilmu politik Illuminati harus secara tetap diberikan kepada rakyat sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk berpikir.

Rakyat itu buta, irasional dan kurang pertimbangan dan oleh karena itu mereka tidak ikut ambil bagian dalam kenegaraan, tetapi harus diatur dengan kekerasan yang tidak dapat ditawar-tawar serta dengan kekuatan absolut. Menguasai dunia hanya dapat dicapai dengan jalan memutar, dengan cara merusak dasar kebijakan kemerdekaan yang sebenarnya – keadilan, sistem pemilihan umum, pers, kebebasan individu, dan di atas semuanya adalah pendidikan serta budaya masyarakat – semua kegiatan di laksanakan dengan cara-cara yang rahasia dan sangat ketat.

Tujuan merusak dasar kebijakan kekuasaan negara, dimana pemerintahannya harus dibuat susah sampai mereka siap untuk mengorbankan semua kemampuannya demi perdamaian. Di Eropa perbedaan antara rakyat yang satu dengan yang lainnya harus dimanfaatkan untuk menciptakan perpecahan yang tidak dapat dipersatukan dan tidak akan ada negara Kristen yang mendukungnya karena negara-negara lain takut bahwa dengan bersekutu melawan Illuminati merupakan suatu kerugian.

Ditaburkan bibit perpecahan, kekacauan dan permusuhan disetiap benua untuk menakut-nakuti negara-negaranya dan mematahkan semua perlawanan.

Semua lembaga negara harus memenuhi tugas pentingnya didalam sebuah negara, kemudian merusak lembaga-lembaganya, jadi dengan demikian keseluruhan mesin negara akan berhenti dengan tiba-tiba.

Presiden negara harus dipilih dari mereka yang mengabdikan dirinya kepada Illuminati, sebuah titik gelap masa lalu mereka membuat mereka patuh melaksanakan petunjuk-petunjuk Illuminati. Dengan demikian Illuminati akan dapat menginterpretasikan kembali hukum yang berlaku dan merubah konstitusi. Dengan memberikan kepada presiden hak untuk menyatakan negara dalam keadaan perang, seluruh kekuatan angkatan bersenjata akan berada ditangan Illuminati.

The “uninitiated rulers” harus dialihkan dari preokupasi sepenuhnya dengan masalah-masalah negara dengan penerimaan yang baik dan tugas-tugas keterwakilan.

Dengan menyuap pejabat tinggi pegawai pemerintah, akibatnya negara akan meminjam hutang kepada Illuminati melalui bantuan luar negeri, hutang luar negerinya akan bertambah cukup besar. Krisis ekonomi disebabkan oleh penarikan secara tiba-tiba semua uang dari pasar akan menyebabkan turunnya nilai mata uang negara non-Illuminati. Kekuatan finansial harus mencapai kontrol penuh atas perniagaan dan perdagangan, karena uang mereka, para industriawan memperoleh kekusaan politik.

Disebelahnya Illuminati dan Jutawan, tergantung kepada mereka, polisi dan militer, mereka harus orang yang tidak punya apa-apa. Pengenalan Jenderal dan persamaan hak dengan hak memilih akan menciptakan penguasa mayoritas. Dengan menanamkan ide self-determination, arti sebuah keluarga dan nilai-nilai pendidikannya akan dihancurkan. Dengan pendidikan berdasarkan atas ajaran yang salah dan mengajarkan kebohongan akan mematikan semangat anak muda, merusak tabiatnya dan menjadi pemerkosa.

Hubungan dengan keberadaan dan pendirian loji-loji Freemason untuk mencapai masa depan dengan cara melakukan pengalihan organisasi, Tidak seorangpun mengetahui mereka atau tujuan-tujuannya, yang lain semuanya sapi jantan non-Illuminati yang dipikat untuk berpartisipasi di loji-loji terbuka Mason untuk memperoleh debu yang dilemparkan kematanya.

Semua cara ini harus memaksa rakyat untuk memberikan penguasaan dunia kepada Illuminati. Pemerintahan Baru Dunia harus tampil sebagai patron dan penolong kepada mereka yang mengajukan dirinya secara sukarela (PBB). Akankah sebuah negara menentangnya, negara-negara tetangganya berkeinginan bersekutu, sebuah perang dunia harus digelar” (CORALF: Maitreya, Derkommende Weltleher” – Maitreya, The Coming World Teacher, Konny-Verlag, 1991).

Sebagaimana seseorang dapat melihat dengan mudah, The New Testament of Satan berisi pemikiran yang hampir sama dengan pemikiran sebagaimana yang terdapat di dalam the Protocols of the Elders of Zion, hanya kata Yahudi diganti dengan Illuminati.

Tetapi sebagaimana sudah kita lihat atas nama siapa Adam Weishaupt mendirikan the Bavarian Illuminati, kita dapat menarik kesimpulan dari mana datangnya The New Testament of Satan.

Pelaku konspirasi sudah mengenal kekuatan dan pengaruh loji-loji Freemason yang ada dan, mulai sekarang – ikuti rencana -infiltrasi ini dan ambil kendali (Protocols No.11).

Loji yang berhasil diinfiltrasi kemudian disebut “THE LODGES OF THE GRAND ORIENT”.
Seorang orator Perancis, MARQUIS DE MIRABEAU, berhutang banyak karena pola hidupnya yang boros. Ia dihubungi Moses Mendelssohn atas nama Weishaupt. Kemudian Moses Mendelssohn memperkenalkan Mirabeau kepada seorang istri Yahudi HERZ, setelah itu istri Hertz ingin bertemu Mirabeau lebih sering lagi daripada dengan suaminya sendiri.

Sekarang Mirabeau dalam situasi yang sulit dalam pemerasan dan berhutang banyak yang berada dalam total kontrol Bavarian Illuminati. Kemudian dia ditugaskan untuk meyakinkan DUC D’ORLEANS seorang Grand Master Freemason Perancis, untuk mengganti the BLUE LODGES menjadi “LODGES OF THE GRAND ORIENT”.

[H: Komentar penerjemah dari bahasa Jerman. Sungguh pasti, Anda tidak mempunyai khayalan bahwa bagaimanapun juga ancaman, pemerasan dan konspirasi adalah sesuatu yang baru!]
Pada tahun 1773 Mirabeau memperkenalkan the Duc D’Orlean dan Talleyrand kepada Weishaupt yang kemudian menginisiasikan mereka ke dalam the “Grand Orient” Freemasonry.

Ketika dalam bulan Mei 1776, [H: Lihat lagi tanggalnya kemudian lihat uang dollarnya] the American Declaration of Independence ditandatangani, Adam Weishaupt memenuhi rencananya yang dipikirkannya dengan baik serta memperkenalkan the Bavarian Illuminati SECARA RESMI. Tanggal ini kemudian dengan liciknya diberikan sebagai tanggal pendirian negara Amerika Serikat. Tahun yang paling penting, meskipun 6 tahun lebih awal dari yang resmi diperkenalkan.

Diantara anggota-anggota ordo adalah Johann Wolfgang von Goethe, Duke Darl August von Weimar, Duke Ferdinand von Braunchweig, Baron von Dahlberg (Postmaster General of Thurn and Taxis), Baron von Knigge dan banyak lagi.

Pada tahun 1777 Weishaupt menginisiasikan ke dalam loji Freemason “THEODORE OF GOOD COUNCIL” di Munich dan kemudian seluruh loji diinfiltrasi.

Pada tanggal 16 Juli, 1782 penyatuan antara FREEMASONS dan BAVARIAN ILLUMINATI di kukuhkan di Wilhelmsbad. Pakta ini menyatukan kira-kira 3,000,000 anggota perkumpulan rahasia terkemuka. Sebuah perjanjian dicapai dalam kongres di Wilhelmsbad dan mengizinkan inisiasi Yahudi, yang pada waktu itu hanya dibolehkan secara terbatas, ke dalam loji. Sebagaimana keluarga ROTHSCHILDS mengontrol Bavarian Illuminati, mereka sekarang dapat mempengaruhi langsung kepada loji rahasia penting lainnya.

Sangat sedikit apa yang telah diputuskan dalam konferensi sampai kepada umum karena semua yang hadir berjanji merahasiakannya. The COMTE DE VIRIEU, dari Freemasons yang menghadiri konferensi, dia bertanya apakah dia dapat menyampaikan beberapa resolusi. Dia menjawab: “Saya tidak akan menceriterakan rahasia mereka kepada Anda, Saya hanya dapat mengatakan kepada Anda bahwa semuanya ini lebih serius daripada yang Anda pikirkan. Konspirasi yang sudah tersusun dengan baik thought out that it will be, dengan kata lain, tidak mungkin bagi Monarki dan Gereja untuk melarikan diri daripadanya.”

Peserta lainnya, the COMTE DE SAINT GERMAIN [H: Hummmnnn!], kemudian mengingatkan temannya MARIE ANTOINETTE bahwa ada rencana konspirasi pembunuhan yang dimaksudkan untuk meruntuhkan kerajaan Perancis. Malangnya peringatannya tidak diperhatikan.

Dari beberapa titik lemahnya, beberapa kegiatan subversif rahasia mulai bocor yang efeknya pada tanggal 11 Oktober 1785 the Bavarian electoral prince mendatangi kediaman Herr von Zwack, asisten pertama Weishaupt digerebeg. Dari sana banyak dokumen ditemukan yang menjelaskan rencana the Bavarian Illuminati membentuk sebuah Tatanan Dunia Baru ( Novus Ordo Seclorum ).

Bavarian electoral prince kemudian memutuskan untuk menerbitkan dokumen ini sebagai Tulisan Asli Ordo dan Sekte Illuminati. Tulisan-tulisan ini kemudian disebar kemana-mana dalam rangka memberikan peringatan kepada monarki Eropa. Gelar Professor Weishaupt dicopot dan bersama dengan Duke dari Saxe-Gotha, seorang anggota Bavarian Illuminati, yang kemudian menghilang.

Sejak mereka percaya bahwa the Order of the Illuminati sudah dihancurkan membiarkan berkembang normal, mereka dapat meneruskan bekerja dengan rahasia dan muncul kembali nanti dengan nama baru. Selama masa satu tahun “German Union” melakukan agar kelompok rahasia ini diketahui dengan sendirinya dengan mendistribusikan propaganda Illuminati kepada para pembaca. Dibawah ini merupakan semboyan yang telah dibuat: “Liberte, egalite, fraternite.”

Monarki Eropa, nampaknya tidak menyadari bahaya yang mengarah kepada Revolusi Perancis – dan menghasilkan rezim teroris – membebaskan berkembang normal.

Kekuatan besar Ordo kita terletak dalam kerahasiaannya, tidak dimunculkan dimana tempat pun dalam namanya sendiri, tetapi selalu ditutup dengan nama lain dan pekerjaan lain. Tidak satu pun cocok kecuali tiga tingkat bawah Freemasonry. Berikutnya, bentuk masyarakat baca adalah yang paling cocok bagi tujuan kita. Dengan membentuk masyarakat baca dan anggota perpustakaan, dan ambil semua ini di bawah arahan kita dan keperluannya dipasok oleh buruh kita, kita akan mengembalikan pikiran publik yang kita inginkan” - Adam Weishaupt

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info
Sumber: Secret Societies and Their Power in The 20th Century
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...