Selasa, 05 Juni 2012

KNOW-HOW : "8 KeterampilanYang Menjadi Ciri Pemimpin sukses"


RESENSI BUKU
Pengarang            : Ram Charan
Penerbit                : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku          : 274 halaman

Di abad yang ke 21 ini,tentu para pemimpin menginginkan kesuksesan dalam memimpin dalam sebuah perusahaan.. Berapa kali anda mendengar seoarng yang berpenampilan tegas menyampaikna visi berani yang yamg ternyata sekedar retorika kosong??Sering kali kita salah menilai orang yang berpenampilan bak pemimpin sebagai peminpin sejati. Tak,diragukan lagi ,kecerdasan,visi dan kemampuan berkomonikasi itu penting. Tapi ada suatu hal besar yang tidak ada : know – how menjalankan  bisnis – kapasitas membawa bisnis kearah yang benar ,melakukan yang benar,memberi hasil,dan membuat perusahaan serta oarng – orang di dalamnya lebih baik daraipada sebelumnya. Hambatan dalam upaya menemukan orang yang bisa berprestasi adalah penampilan kepemimpinan  Sering saya melihat seorang terpilih menjalankan tugas kepemimpinan atas dasar pembawaan karakteristik pribadi yang dangkal seperti :
  1. Daya tarik kecerdasan mentah : “ Dia sangat cerdas , tajam , dan sangat analistis. Saya dapat mersakan ia bisa melakukan pekerjaan ini.
  2. Karakter yang mengesankan dan keterampilan komunikasi yang hebat :” Presentasi luar biasa . Caranya mempresentasikan data dengan program power Point sangat impresif . Ia berhasil membuat komite terkesan. Camkan perkataanku ,dia akan  meraih posisi tertinggi.”
  3. Kekuatan posisi yang berani : “ Betapa hebat gambaran yang ia berikan mengenai arah tujuan kita , yaitu gerak maju .”
  4. Kesan sebagai pemimpin alami: “ Ornag – orang di divisi ini sangat menyukainya . Ia pembangkit semangat dan motivator yang hebat !!”
Know –how anda untuk memimpin bisnis anda kearah yang tepat akanselalu di uji . Apakah anda akan mampu melakukan hal yang benar , membuat keputusan yang benar,memberikan hasil, dan membuat bisnis anda seorang serta orang – orang di dalamnya lebih baik daripada sebelumnya????
  1. Dapatkah anda melakukan positioning ( memosisikan ) bisnis anda dengan mencari ke ide utama yang dapat memenuhi keinginan konsumen anda dan menghasilkan uang?? Dan ,seperti yang akan semakin dituntut , apakah anda dapat melakukan respositioning  ( resposisi) dengan benar??
  2. Dapatkah anda mengidentifikasi perubahan eksternal dengan mendeteksi pola – pola bisnis mendahului orang lain dan mengambil posisi menyerang?
  3.  Tahukah anda cara memimpin system sosisl bisnis anda dengan memperkerjakan orang – orang yang tepat dengan perilaku yang teapat untuk membuat keputusan yang lebih baik serta cepat dan untuk meraih hasil bisnis ??
  4. Dapatkah anda menilai orang dengan dengan menemukan bakat terbesar mereka berdasarkan fakta dan observasi dan mencocokannya dengan sebuah tugas??
  5. Apakah anda membentuk sebuah tim dengan mempekerjakan pemimpin yang sangat kompeten untuk menekan ego mereka dan berkoordinasi dengan baik?
  6. Tahukah anda cara mengembangkan tujuan dengan menyeimbangkan potensi bisnis anda dengan pencapaian realistisnya, tidak hanya melihat kebelakang dan melalukan penyesuaian bertahap pada apa yang sudah dilakukan masa lalu?
  7. Dapatkah anda menetapkan prioritas akurat dengan menentukan tugas-tugas spesifik yang memadukan sumber daya,tindakan, dan energi untuk pencapaiannya?
  8. Dapatkah anda menanggulangi kekuatan diluar pasar dengan merespon secara kreatif dan positif terhadap tekanan social yang anda kendalikan tetapi berdampak besar pada bisnis anda?
Karakter pribadi yang dapat membantu atau menghalangi:
  1. Ambisi-meraih sesuatu yang berharga TAPI TIDAK menghalalkan segala cara.
  2. Dorongan dan kegigihan-mencari,berkeras, dan menindak lanjutin TAPI TIDAK menunngu teralu lama.
  3. Kepercayaan diri-mengatasi rasa gagal ,takut pada respon , atau kebutuhan untuk disukai dan menngunakan kekuasaan secara bijak TAPI TIDAK menjadi arogan dan narsis
  4. Keterbukaan psikologis-menerima ide baru dan berbeda DAN TIDAK mengabaikan orang lain.
  5. Realisme- Melihat apa yang benar – benar dapat di capai DAN TIDAK menutupi masalah atau memperkirakan yang terburuk.
  6. Selera belajar-terus tumbuh dan meningkatkan know-how DAN TIDAK menanggulangi kesalahan yang sama.
Tentu saja proses pengembangan know-how ini memerlukan kecerdasan. Tetapi para pemimpin terbaik memiliki kemampuan kognitif yang istimewa, melebihi kecerdasan rata-rata. Daya pikir mereka mencakup rentang ketinggian yang luas dari hal-hal konseptual hingga spesifik, mereka punya jangkauan frekuansi knognitif yang luas, yang berarti mereka melihat menggunakan lensa lebar, dan mereka mahir melakukan reframing (membingkai kembali) persoalan dam masalah, dengan melihatnya dari berbagai sudut pandang.
 
Karakter kognitif yang memperbaiki know-how
  1. Rentang ketinggian yang panjang-beralih dari hal konseptual ke hal spesifik.
  2. Jangkauan kognitif yang luas-memahami banyak masukan dan melihat gambar besarnya.
  3. Kemampuan melakukan Reframing-melihat dari prsepektif berbeda.
Tanda-tanda peringatan awal bahwa positioning bisnis anda harus diubah agar anda bisa memanfaatkan peluang baru :
  1. Munculnya industri baru
  2. Pesaing baru mulai bermunculan
  3. Perubahan positioning pesaing utama
  4. Kebangkitan pelanggan baru
  5. Pola konsumsi dipengaruhi penawaran baru yang terjangkau dari teknologi baru (misal iPod)
  6. Pelanggan beralih ke produk lain
  7.  Hilangnya pangsa pasar di segmen kunci terpilih
  8. Munculnya model bisnis baru dan model menejemen baru
  9. Tekanan pada margin laba
  10. Merosotnya arus kas oprasional secara tak terduga
  11. Merosotnya kepuasan pelanggan
Tanda-tanda ini mungkin tidak mencolok terjadi secara perlahan, lalu berakhir dengan penurunan atau peningkatan peluang bagi perusahaan secara tiba-tiba.

Cara melacak pemimpin masa depan bisnis :
  1. Mereka secara konsisten memberi hasil yang ambisius.
  2. Mereka terus menerus memperlihatkan pertumbuhan ,kemampuan menyesuaikan diri dan pemelajaran yang lebih baik serta lebih cepat ketimbang rekan mereka yang berkinerja bagus.
  3. Mereka mengambil peluang untuk melaksanakan tugas yang lebih besar dan menantang,denagan demikian mengembangkan kemampuan dan kapasitas serta memperbaiki penilaian.
  4. Mereka mampu mencari solusi bisnis dan punya imajinasi tinggi dalm membubuhkan bisnis mereka.
  5. Mereka terdorong untuk membawa bisnis ke level berikut.
  6. Mereka mempunyai kemampuan observasi yang sangat cermat, membentuk penilaian  tentang orang dengan terpusat pada keputusan, perilaku, dan tindakannya dan bukan dengan mengandalkan reaksi awal atau insting; mereka mamapu secara mental mendeteksi dan membangun “DNA” seseorang.
  7. Mereka berbicara secukupnya, merupakan pemikir jernih,dan mempunyai berani mengungkapkan pendapat meskipaun kemungkinan mendapatkan reaksi negatif dari pendengar.
  8. §  Mereka mnajukan pertanyaan tajam yang membuka mata dan menakibatakan imajinasi.
  9. Mereka denagan perseptif menilai bawahan langsung mereka, berani memberikan masukan yang jujur sehingga bawahan mereka tumbuh: mereka menggali sebab akibatnya bila bawahan mereka gagal.
  10. Mereka mengetahui kriteriamutlak tuagas bawahan mereka dan menyesuaiakan tugas tersebut dengan orangnya: bila ada ketidakcocokan, mereka langsung menanganianya.
  11. Mereka mamapu mengenalai bakat dan melihat “ bakat anugrah Tuhan” orang lain.
Cara tidak terjepit diantara batu dan tempat yang keras
  1. Persiapkan tim manajemen secara psikologis menghadapi kenyataan bahwa issu social akan timbul dan akan cepat memanas mengingat tingginya transpalasi era ini dan keberadaan internet.
  2. Selagi mengamati positioning perusahaan, anda perlu mengantisipasi issu social apa yang mungkin akan diangkat dan kelompok advokasi mana yang akan mengangkatnya.
  3.  Kembangkan sebuah metodelogi untuk menangani issu ini, pertama sesuai pandangan pribadi anda dalam mendeteksi sinyal peringatan awal issu yang sedang bangkit ?
  4. Bersiaplah untuk bertukar informasi dan mengatasi perbedaan dengan kelompok advokasi untuk membantu membentuk issu dan solusinya. Bersikaplah ofensif.
Bila tujuan sudah ditetapkan, prioritaspun harus ditetapkan sebagai berikut  :
  1. Membuat proses untuk mencari tahu penyebab margin bruto yang lebih rendah, menumpuknya stok, dan besarnya piutang, lalu membuat keputusan mengenai divisi apa yang harus dipertahankan, dihapus,atau dibentuk ulang.
  2. Menentukan, dalam setiap divisi, lini produk dan segmen pelanggan, yang harus diutamakan,tidak diutamakan, atau dihapus.
  3. Mendapatkan uang tunai dengan menjual asset yang tidak berada didaftar prioritas.
  4. Segera menentukan dimana harus menempatkan lebih banyak sumber daya dengan caliber yang berbeda (contoh dalam bidang teknologi dan pemasaran ) agar mendapatkan margin bruto yang lebih tinggi.
  5. Segera membentuk tim lintas fungsi yang akan menangani issu berkenaan dengan kepuasan pelanggan dalam segmen terpilih, menurunkan biaya, dan mengubah ukuran organisasi untuk mengantisipasi penurunan pendapatan.
  6. Membentuk “tim SWAT” untuk menagih piutang lebih cepat dan memperbaiki pergerakan stok..Mengomunikasikan prioritas. Lalu menanggulanginya lagi.
Kesimpulan
Menurut saya, pemimpin sukses adalah seorang pemimpin yang dapat menjalankan bisnisnya dengan baik,membawa kapasitas bisninya kearah yang benar, membuat keputusan – keputusan yang benar , memberi hasil , dan membuat perusahaan serta orang – orang di dalamnya lebih baik daripada sebelumya. Tidak hanya dengan membuat visi dan misi saja para pemimpin itu dapat sukses, melainkan menjalankanya dengan baik dan tahu sejauh mana kita berperan dalam kedudukan kita masing – masing. Pemimpin seharusnya mampu mengatasi perubahan – perubahan ini, dan  berusaha bertahan pada posisi yang baik,memastikan bisnis mereka pada posisi menghasilkan uang,sekarang dan di masa depan.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan masukan komentar Anda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...